Rabu, 21 Mei 2025

Mendaki Gunung Andong

First time mendaki gunung dalam hidup ini, walau tidak mendirikan camp hanya terusan saja. Bulan Mei 2025 bersama Gading (adik).

Perjalanan menggunakan sepeda motor dari rumah menuju lokasi di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Berangkat pukul 04.30 pagi, sarapan dan beli nasi bungkus di tepi jalan dan sampai basecamp pendakian gunung andong pukul 07.15.

Registrasi di pos pendaftaran untuk mengisi data diri dan membayar tiket masuk 15.000, biaya pengelolaan sampah dan konservasi 6.000, masing- masing untuk satu orang serta tiket parkir seharga 5.000 untuk motor. Sampai di puncak gunung pukul 08.35. Kembali ke basecamp lagi dan berangkat untuk pulang ke rumah pukul 11.35.

1. Tiket masuk dan restribusi sampah, konservasi


2. Peta jalur pendakian via dusun sawit



3. Gerbang pendakian via dusun sawit (basecamp taruna jayagiri)
4
5. Peta jalur lama dan jalur baru

6. Puncak makam, makam Kyai Joko Pekik (Syekh Abdullah Fakih)

7. Camp area puncak
8. Puncak andong 1726 mdpl

9

10. Puncak alap- alap

11

12

13


Dari puncak gunung andong
1

2

3


4

5


6

7


8

9

10


11


Ladang sayur
1

2

_

1. Pos 3 watu wayang

2

3










Minggu, 18 Mei 2025

Doa Ziarah Kubur

1. Ucapkan salam.

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalamu'alaìkum daara qaumin mu' miniin wa ataakum maa tuu'aduun ghadan mu ajjaluun, wa innaa insya Allahu bikum laahiquun. 

Salam sejahtera hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok dan kami insya Allah akan menyusul kalian.


2. Membaca istighfar.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullaahal 'azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih. 

Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya. 


3. Membaca kalimat tahlil.

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ

Laa ilaaha illallah. 

Tiada Tuhan selain Allah.


4. Membaca doa ziarah kubur.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu, wa wassi' madkhalahu, waghsilhu bil maaa i wats tsalji wal barad wa naqqihi minal khathaayaa kamaa naqqaitats tsaubal abyadha minad danaas, wa abdilhu daaran khairam min daarihi, wa ahlan khairam min ahlihi, wa zawjan khairam min zawjihi, wa adkhilhul jannata, wa a'idzhu min 'adzabil qabri wa 'adzaabin naar.

Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia, dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka. (HR Muslim Nomor 963).

_
A‘ūdzu bikalimātillāhi at-tāmmāti min syarri mā khalaq.
Artinya:
"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan."
(HR. Muslim No. 2708)


mediaindonesia.com/ humaniora/ urutan-bacaan-dan-doa-saat-ziarah-kubur.

Tempat Wisata di Purworejo

* Gua Seplawan

Gua Seplawan berlokasi di Dusun Katerban, Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Gua Seplawan berbatasan langsung dengan Provinsi Yogyakarta.

Gua Seplawan terletak di sebelah barat daya perbukitan Menoreh dengan wilayah pegunungan yang memiliki derajat kemiringan 60 - 70 ° dengan ketinggian mencapai 400 - 800 mdpl. Untuk menuju ke Gua Seplawan, membutuhkan waktu +_ 30 menit perjalanan dari Kota Purworejo dan +_ 1 jam dari Bandara Yogyakarta International Airport.

Pada tahun 1979 Kepala Desa Donorejo waktu itu memerintahkan Kepala Dusun Katerban untuk membentuk tim sejumlah 53 orang.

Hari Selasa, 28 Agustus 1979, dimulai survey menelusuri gua di Desa Donorejo. Salah satu anggota tim melapor bahwa ada 3 orang telah menemukan barang berbentuk Kendogo dari perunggu semacam termos dan bersinar. Penemu menunggu tim untuk mengambil barang temuan tersebut. Setelah dibuka, di dalamnya yang ternyata berisi sepasang Arca Emas berbentuk raja dan permaisuri dengan berat 1,6 kg berukuran 4,6 × 9,8 x 9,8 cm.

Sepasang Arca Dewa Dewi yang berdiri di atas padmasana. Sepasang Arca dalam bentuk pria dan wanita dengan pakaian kebesaran seperti perwujudan raja dan permaisuri (dalam bentuk Ciwa- Parwati), berpayung, saling berpegangan tangan, berdiri tegak di atas padmasana. Bahan emas 22 karat, tinggi arca pria 12 cm sedangkan arca wanita 11 cm .

Hingga saat ini Arca Emas Siwa - Parwati disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Di dalam Gua Seplawan terdapat telaga/ sendang yang disebut "Sendang Wening" dan yang konon airnya berkhasiat dapat membuat awet muda. Selain Arca Emas Siwa - Parwati, di luar kawasan Gua Seplawan juga ditemukan Lingga - Yoni dan Situs Candi Gondoarum.

1
2
3
4
5
6



7



8

9




* Gardu Pandang Seplawan
1
2
3

* Curug Siklothok
1
2
3

4
5
6

7

8

Jumat, 17 Januari 2025

Trip to Malaysia Timur

- Kereta api dari Stasiun Kutoarjo (Purworejo), turun Stasiun Jatibarang (Indramayu).
7 Desember

- Mobil dari Stasiun Jatibarang ke Bandara Soekarno Hatta (Jakarta).
8 Desember

- Pesawat dari Bandara Soekarno Hatta tujuan Bandara Supadio (Pontianak- Kalimantan Barat).
8 Desember

- Mobil dari Bandara Supadio ke Kota Singkawang (Kalimantan Barat).
8 Desember
- Menginap 2 malam.

- Mobil dari Kota Singkawang ke Kuching (Sarawak- Malaysia Timur).
10 Desember
- Menginap sekitar 12 hari

- Bus dari Kuching ke Sibu (Sarawak- Malaysia Timur).
22 Desember
- Menginap 3 malam

- Bus (Eva bus) dari Sibu ke Kuching

- Bus (Damri bus) dari Kuching ke Terminal ALBN Kubu Raya (Kalimantan Barat).
28 Desember
Angkutan Antar Lintas Batas Negara (ALBN)

- Pesawat dari Bandara Supadio tujuan Bandara Soekarno Hatta.
29 Desember

- Kereta api dari Bandara Soekarno Hatta turun Stasiun Bekasi Timur.
29 Desember

- Bus dari Bekasi Timur ke Purworejo (Banyuurip).
29 Desember


Jumat, 03 Januari 2025

Trip to Bali

H-7 keberangkatan sudah persiapan beli tiket bus gunung harta tujuan Denpasar (Bali), namun menjelang h-2 rombongan membatalkan keberangkatan dengan alasan banyak kesibukan.



Karena yang bisa berangkat hanya 5 orang, dari yang awalnya 15 orang, jadi rencana perjalanan terpaksa harus dibatalkan.

Karena sayang banget harus membatalkan tiket, karena sebelumnya memang belum pernah ke Bali sama sekali, jadi digunakanlah kesempatan terbaik ini untuk berangkat sendiri (solo trip) dengan minim budget, tidak menginap di hotel, namun langsung pergi- pulang.

Hari minggu siang (11.00) berangkat dari Cengkawakrejo (Purworejo) menggunakan bus gunung harta berwarna merah dengan rute jurusan Kebumen- Purworejo- Yogyakarta- Klaten- Solo- Denpasar.

Bus berhenti di kantor gunung harta Yogyakarta (ring road timur), di terminal İr. Soekarno Klaten, terminal tirtonadi Solo.

Setiap penumpang diberikan snack oleh crew bus. Saat sore (17.00), bus berhenti di rumah makan di daerah Madiun. Setiap penumpang mendapatkan layanan makan gratis di rumah makan tersebut.

Bus berangkat, sering menggunakan jalan toll.
Tiba di Ketapang (Banyuwangi) menjelang subuh (03.00), untuk menyeberang selat, menggunakan kapal penyeberangan tujuan Gilimanuk (Bali).

Saat di kapal, setiap penumpang keluar bus menuju ke atas, tempat duduk di kapal dan mendapatkan mie instan gelas untuk dimakan sembari kapal menyeberang.
Mie instan gelas dibagikan crew bus kepada setiap penumpang.

Setelah kapal sampai di Gilimanuk (Bali) pagi hari (04.00 WITA), perjalanan dilanjutkan menuju kota Denpasar.

Selama perjalanan menuju ke kota Denpasar dibuat takjub dengan setiap rumah orang bali, di depan rumah selalu ada tempat sembahyangnya, semacam pura kecil. Bangunan puranya pun indah- indah bentukannya.
Belum lagi terdapat patung- patung/ monumen yang berada di persimpangan jalan menambah kesan sakral.

Area persawahan juga indah dipandang, pemandangan sawah yang bertingkat (terasering).

Tiba di kantor gunung harta jalan cokroaminoto denpasar sekitar pukul 09.30 WITA pagi.
Makan dulu lalu dilanjutkan naik bus trans metro dewata tujuan Sentral parkir Kuta Badung.

Jalan- jalan sebentar di area sekitar Sentral parkir merasakan bagaimana suasananya.
Setelah dirasa cukup, lalu naik bus trans lagi dari Sentral parkir tujuan kantor gunung harta jalan cokroaminoto denpasar. Saat itu jalanan macet parah saat balik menuju kantor gunung harta.

Sampai di kantor gunung harta waktunya mepet sekali, untungnya bus tujuan Solo- Klaten- Yogyakarta- Magelang belum berangkat.
Bus berangkat pukul 4 sore dari kantor gunung harta jalan cokroaminoto denpasar.


Berangkat dari denpasar, setiap penumpang mendapatkan snack.
Tiba di Gilimanuk (Bali) sekitar pukul 10 malam, menyeberang selat tujuan Ketapang (Banyuwangi) menggunakan kapal penyeberangan.

Sampai di Ketapang (Banyuwangi), bus dilanjutkan ke rumah makan di daerah Situbondo, tiba sekitar pukul 11 malam. Setiap penumpang mendapatkan layanan makan gratis dan roti.

Bus terus melaju menurunkan penumpang di Solo dan tiba ditujuan (Yogyakarta) sekitar pukul 09.20 WIB pagi.