1. Kuliah di luar negeri;
Kairo-mesir, Australia, japan, germany, england, USA, oxford, harvard, dll
2. Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri/ kementerian (Indonesia);
ITB, UI, UGM, UnDip, ITS, dll
IPDN, Penerbangan, STAN, dll
3. Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta;
Univ. Muhammadiyah, Univ. Ahmad Dahlan, dll
*Yang drop out kuliah/ tidak melanjutkan kuliah.
1. Bekerja di perusahaan bonafide/ menjadi PNS (lulus SMA/SMK);
Astra group, tambang batu bara, dll
Police, TNI
2. Bekerja di perusahaan luar negeri ( lulus SMA/SMK);
bekerja di Hongkong, Malaysia, kapal pesiar, kanada, korea/japan
3. Bekerja di perusahaan biasa (lulus SMA/SMK)
Gaji standar
*Yang berhenti sekolah (SMA/SMK), tidak mau melanjutkan
-lulus SMP
Rabu, 17 Juli 2019
Rabu, 10 Juli 2019
Sabtu, 15 Juni 2019
Character II
* Tinggal di kota, apa-apa dekat (hospital, market, toko, ATM)
* Tak sreg kalo tinggal di pedesaan (pedalaman), apa-apa jauh (hospital, market, toko, ATM)
* Tak sreg tinggal di ibukota, terlalu padat, macet, kumuh
* Tak sreg kalo keluar kota pake kendaraan sendiri, terlalu beresiko
* Tak sreg kalo keluar malam-malam, kalo terjadi kenapa-kenapa, toko-toko pada tutup (bengkel, tambal ban, rumah makan)
* Kenyamanan number 1, public transportation (bus trans, kereta/bus eksekutif)
* Safety number 1, tidak membahayakan
* Pusing kalo jadi atsn, nanti kalo keputusan kurang disetujui bawahan (pintar-pintar ambil keputusan/kebijaksanaan
* Lebih suka memanfaatkan waktu luang dengan berguna seperti membaca buku/ info-info
* Tak bisa hidup mewah/ glamour
-rumah sederhana saja, tak perlu besar
-clothes, shoes, bag secukupnya, tak usah mengkoleksi, mahal-mahal kalo ilang- nyesel
-kendaraan, sederhana, yang penting bermanfaat, kendaraan bagus-bagus kalo hancur atau hilang, nyesel, harus new release
-hp yang penting sesuai dengan fungsinya, dan new release, mahal-mahal kalo rusak- sayang
* Tak sreg kalo tinggal di pedesaan (pedalaman), apa-apa jauh (hospital, market, toko, ATM)
* Tak sreg tinggal di ibukota, terlalu padat, macet, kumuh
* Tak sreg kalo keluar kota pake kendaraan sendiri, terlalu beresiko
* Tak sreg kalo keluar malam-malam, kalo terjadi kenapa-kenapa, toko-toko pada tutup (bengkel, tambal ban, rumah makan)
* Kenyamanan number 1, public transportation (bus trans, kereta/bus eksekutif)
* Safety number 1, tidak membahayakan
* Pusing kalo jadi atsn, nanti kalo keputusan kurang disetujui bawahan (pintar-pintar ambil keputusan/kebijaksanaan
* Lebih suka memanfaatkan waktu luang dengan berguna seperti membaca buku/ info-info
* Tak bisa hidup mewah/ glamour
-rumah sederhana saja, tak perlu besar
-clothes, shoes, bag secukupnya, tak usah mengkoleksi, mahal-mahal kalo ilang- nyesel
-kendaraan, sederhana, yang penting bermanfaat, kendaraan bagus-bagus kalo hancur atau hilang, nyesel, harus new release
-hp yang penting sesuai dengan fungsinya, dan new release, mahal-mahal kalo rusak- sayang
Jumat, 08 Februari 2019
Prambanan Temple
1. Tiket Masuk
2.3. Tiket Parkir
4.
5.
6.
7.
8. Peta Taman Wisata
9.
10.
11.
12.
13. Museum
14.
15.
16. Ramayana Ballet
17.
18.
19.
20. Papan Informasi
21.
22.
Minggu, 08 Juli 2018
Buku "Spiritual Journey: pemikiran & permenungan Emha Ainun Nadjib" - Prayogi R. Saputra
Buku "Spiritual Journey: pemikiran & permenungan Emha Ainun Nadjib" karya Prayogi R. Saputra
Penerbit Kompas
Jika seseorang memiliki kehendak, maka seluruh alam semesta akan membantunya mewujudkan kehendaknya itu
Jika seseorang melihat dirinya tidak bisa hidup kaya tanpa korupsi, insya Allah pada suatu ketika dia adalah adalah seorang yang bermental korup
-Jika seseorang melihat hidup ini sulit, mencari rezeki halal juga sulit, maka insya Allah itulah yang akan terjadi
-Jika seseorang yakin bahwa Allah akan menepati janji-Nya bahwa "Aku akan mencukupi kehidupan hamba-Ku" maka insya Allah, Allah juga akan mencukupi kehidupannya dengan cara-Nya yang bahkan tidak masuk akal manusia yang kerdil
Shalat itu primer tapi bukan tujuanmu. Shalat hanya cara untuk mendekatkanmu kepada Tuhan. Dan kita punya banyak alat untuk tujuan itu. Ada shalat, zakat, puasa, dsb. Ada musik, fisika, politik, dan segala macam
Penguak rahasia itu kalau dalam tasawuf dinamakan kasyiful hijab. Kalau dalam sains namanya penelitian. kalau dalam teknologi/ kesenian namanya inovasi. Mencari sesuatu yang baru
Dark energy, belum bisa mendeteksinya secara langsung tapi bisa merasakan kehadirannya
Majelis Dzikir= Ustaz Arifin Ilham
Pengajian Wisata Hati= Ustaz Yusuf Mansyur
Pengajian Daarut Tauhid= Abdullah Gymnastiar
Maiyah= Maiyatullah (bahasa Arab)= bersama Allah
Pengajian Padhangmbulan (Jombang)
Mocopat Syafaat (Yogya)
Papperandang Ate (Mandar)
Idza ja di Ende (Flores)
Bangbangwetan (Surabaya)
Gambang Syafaat (Semarang)
Kenduri Cinta (Jakarta)
Obor Illahi (Malang)
Daya tahan manusia terhadap informasi langit sangat pendek. Sehingga dalam waktu yang tidak lama, Allah merasa perlu segera menurunkan nabi kembali. Begitu nabi itu meninggal, maka umatnya sudah kembali kepada kesesatan, & Allah kembali berinisiatif memberinya nabi. Sedemikian besar cinta Allah kepada manusia hingga Dia tidak tega jika manusia berlama-lama berada dalam kesesatan
Ini pengajian padhang mbulan sudah merupakan alasan yang cukup untuk menangkap Emha Ainun Nadjib. Banyak orang menuduh Emha Ainun Nadjib sebagai orang yang dipelihara oleh Pak Harto untuk mengkritiknya, untuk menyeimbangkan wacana. Kemungkinan kedua, Pak Harto sungkan kepada Emha
-Pak Harto pernah berpesan kepada anak-anaknya, "Hati-hatilah kepada Cak Nun, sebab, dia satu-satunya tokoh nasional yang tidak pernah minta cadong kepadaku"
Shalawat adalah kunci utama segitiga cinta antara manusia, Rasulullah, & Allah.
Premis 1= Allah mencintai manusia yang mencintai kekasih-Nya
Premis 2= Rasulullah Muhammad adalah kekasih Allah
Kesimpulan= Allah mencintai manusia yang mencintai Muhammad
Jibril memarahi Musa, "Biarkan saja, itu cara dia mencintai Allah. Mungkin bagi dia itu cara terbaik untuk mengungkapkan cintanya. Kalau caranya berbeda dengan apa yang saudara pahami, belum tentu itu salah, Allah mahaluas ilmu-Nya. Beliau bisa menilai ketulusan hati manusia"
Bukan identitas yang akan membawamu ke surga, namun perilakumu, biarpun identitasmu Islam, tapi jika perilakumu tidak memenuhi syarat administrasi untuk masuk surga, tetap tidak bisa. Rasulullah juga tidak akan tahu apa itu organisasi Islam apapun itu di dunia ini. Maka tempatkan organisasi itu sebagai aktivitasmu, alat perjuanganmu. Bukan sebagai agamamu
Orang Islam itu tujuan hidupnya merohanikan karena rohani itu lebih dekat dengan Cahaya Allah. Sementara kapitalis tujuannya adalah menjasmanikan, sementara menjasmanikan sangat dekat dengan memberhalakan
Sisihkan uang sebagai infak untuk membuat hartanya abadi. Sedangkan yang tersisa untuk menjaga amanah Allah berwujud istri & anak-anak
Mukmin= orang yang memberikan rasa aman kepada semua manusia terhadap harta, darah & kehormatannya
-Muslim= orang yang menjamin bahwa sesam muslim & semua manusia akan selamat dari tangan & lidahnya (tidak akan menyakiti baik sesama muslim maupun orang lain di sekitarnya)
-Kafir= kafaro (menutup), orang yang menutup hatinya atas kebenaran Allah
Manusia wajib= manusia yang keberadaannya harus ada di tengah-tengah masyarakat
-Manusia sunnah= manusia yang lebih baik ada di masyarakat, namun jika tidak ada juga tidak apa-apa
-Manusia haram= manusia yang keberadaannya di tengah-tengah masyarakat justru akan membuat masalah. Lebih baik jika tidak ada
Jika pada orang shalat, dunia di belakangnya. Pada orang berzakat, dunia di sisinya, namun sebagian ia pilah untuk dibuang. Sementara pada orang berpuasa, dunia ada di hadapannya, namun tak boleh dikenyamnya
Esensi puasa adalah pekerjaan menahan di tengah kebiasaan menumpahkan, atau mengendalikan di tengah tradisi melampiaskan dalam semua skala & aspek kehidupan
Doa yang lebih mudah dikabulkan itu bukan doa yang meminta/ menjilat, tapi orang yang berkomitmen untuk secara konsisten menyapa Tuhan
Jika ada seseorang yang sering berkunjung ke rumah saya, dia tidak memiliki keperluan apapun, namun hanya dengan tujuan bersilaturahmi ke rumah saya, lambat laun, karena sering ke rumah & melihatnya tulus, tidaklah saya punya inisiatif mengajaknya makan di restoran yang enak
Manusia boleh berobat kepada dokter, dukun, tabib, ponari/ siapapun asal dengan kesadaran memohon kepada-Ku
Cukup Allah saja. Karena surga & neraka tidak ada artinya jika Allah tidak ridha kepada seorang manusia
Manusia tanpa sifat menguasai sama dengan lemah & tidak akan berkembang. Sementara jika sifat itu tidak terkontrol juga akan berakibat menghancurkan
Penerbit Kompas
Jika seseorang memiliki kehendak, maka seluruh alam semesta akan membantunya mewujudkan kehendaknya itu
Jika seseorang melihat dirinya tidak bisa hidup kaya tanpa korupsi, insya Allah pada suatu ketika dia adalah adalah seorang yang bermental korup
-Jika seseorang melihat hidup ini sulit, mencari rezeki halal juga sulit, maka insya Allah itulah yang akan terjadi
-Jika seseorang yakin bahwa Allah akan menepati janji-Nya bahwa "Aku akan mencukupi kehidupan hamba-Ku" maka insya Allah, Allah juga akan mencukupi kehidupannya dengan cara-Nya yang bahkan tidak masuk akal manusia yang kerdil
Shalat itu primer tapi bukan tujuanmu. Shalat hanya cara untuk mendekatkanmu kepada Tuhan. Dan kita punya banyak alat untuk tujuan itu. Ada shalat, zakat, puasa, dsb. Ada musik, fisika, politik, dan segala macam
Penguak rahasia itu kalau dalam tasawuf dinamakan kasyiful hijab. Kalau dalam sains namanya penelitian. kalau dalam teknologi/ kesenian namanya inovasi. Mencari sesuatu yang baru
Dark energy, belum bisa mendeteksinya secara langsung tapi bisa merasakan kehadirannya
Majelis Dzikir= Ustaz Arifin Ilham
Pengajian Wisata Hati= Ustaz Yusuf Mansyur
Pengajian Daarut Tauhid= Abdullah Gymnastiar
Maiyah= Maiyatullah (bahasa Arab)= bersama Allah
Pengajian Padhangmbulan (Jombang)
Mocopat Syafaat (Yogya)
Papperandang Ate (Mandar)
Idza ja di Ende (Flores)
Bangbangwetan (Surabaya)
Gambang Syafaat (Semarang)
Kenduri Cinta (Jakarta)
Obor Illahi (Malang)
Daya tahan manusia terhadap informasi langit sangat pendek. Sehingga dalam waktu yang tidak lama, Allah merasa perlu segera menurunkan nabi kembali. Begitu nabi itu meninggal, maka umatnya sudah kembali kepada kesesatan, & Allah kembali berinisiatif memberinya nabi. Sedemikian besar cinta Allah kepada manusia hingga Dia tidak tega jika manusia berlama-lama berada dalam kesesatan
Ini pengajian padhang mbulan sudah merupakan alasan yang cukup untuk menangkap Emha Ainun Nadjib. Banyak orang menuduh Emha Ainun Nadjib sebagai orang yang dipelihara oleh Pak Harto untuk mengkritiknya, untuk menyeimbangkan wacana. Kemungkinan kedua, Pak Harto sungkan kepada Emha
-Pak Harto pernah berpesan kepada anak-anaknya, "Hati-hatilah kepada Cak Nun, sebab, dia satu-satunya tokoh nasional yang tidak pernah minta cadong kepadaku"
Shalawat adalah kunci utama segitiga cinta antara manusia, Rasulullah, & Allah.
Premis 1= Allah mencintai manusia yang mencintai kekasih-Nya
Premis 2= Rasulullah Muhammad adalah kekasih Allah
Kesimpulan= Allah mencintai manusia yang mencintai Muhammad
Jibril memarahi Musa, "Biarkan saja, itu cara dia mencintai Allah. Mungkin bagi dia itu cara terbaik untuk mengungkapkan cintanya. Kalau caranya berbeda dengan apa yang saudara pahami, belum tentu itu salah, Allah mahaluas ilmu-Nya. Beliau bisa menilai ketulusan hati manusia"
Bukan identitas yang akan membawamu ke surga, namun perilakumu, biarpun identitasmu Islam, tapi jika perilakumu tidak memenuhi syarat administrasi untuk masuk surga, tetap tidak bisa. Rasulullah juga tidak akan tahu apa itu organisasi Islam apapun itu di dunia ini. Maka tempatkan organisasi itu sebagai aktivitasmu, alat perjuanganmu. Bukan sebagai agamamu
Orang Islam itu tujuan hidupnya merohanikan karena rohani itu lebih dekat dengan Cahaya Allah. Sementara kapitalis tujuannya adalah menjasmanikan, sementara menjasmanikan sangat dekat dengan memberhalakan
Sisihkan uang sebagai infak untuk membuat hartanya abadi. Sedangkan yang tersisa untuk menjaga amanah Allah berwujud istri & anak-anak
Mukmin= orang yang memberikan rasa aman kepada semua manusia terhadap harta, darah & kehormatannya
-Muslim= orang yang menjamin bahwa sesam muslim & semua manusia akan selamat dari tangan & lidahnya (tidak akan menyakiti baik sesama muslim maupun orang lain di sekitarnya)
-Kafir= kafaro (menutup), orang yang menutup hatinya atas kebenaran Allah
Manusia wajib= manusia yang keberadaannya harus ada di tengah-tengah masyarakat
-Manusia sunnah= manusia yang lebih baik ada di masyarakat, namun jika tidak ada juga tidak apa-apa
-Manusia haram= manusia yang keberadaannya di tengah-tengah masyarakat justru akan membuat masalah. Lebih baik jika tidak ada
Jika pada orang shalat, dunia di belakangnya. Pada orang berzakat, dunia di sisinya, namun sebagian ia pilah untuk dibuang. Sementara pada orang berpuasa, dunia ada di hadapannya, namun tak boleh dikenyamnya
Esensi puasa adalah pekerjaan menahan di tengah kebiasaan menumpahkan, atau mengendalikan di tengah tradisi melampiaskan dalam semua skala & aspek kehidupan
Doa yang lebih mudah dikabulkan itu bukan doa yang meminta/ menjilat, tapi orang yang berkomitmen untuk secara konsisten menyapa Tuhan
Jika ada seseorang yang sering berkunjung ke rumah saya, dia tidak memiliki keperluan apapun, namun hanya dengan tujuan bersilaturahmi ke rumah saya, lambat laun, karena sering ke rumah & melihatnya tulus, tidaklah saya punya inisiatif mengajaknya makan di restoran yang enak
Manusia boleh berobat kepada dokter, dukun, tabib, ponari/ siapapun asal dengan kesadaran memohon kepada-Ku
Cukup Allah saja. Karena surga & neraka tidak ada artinya jika Allah tidak ridha kepada seorang manusia
Manusia tanpa sifat menguasai sama dengan lemah & tidak akan berkembang. Sementara jika sifat itu tidak terkontrol juga akan berakibat menghancurkan
Buku "Slilit Sang Kiai" - Emha Ainun Nadjib
Buku "Slilit Sang Kiai" karya Emha Ainun Nadjib
Penerbit Mizan
-Taraf ana insan atau "aku manusia", terlalu disibukkan oleh ego eksistensialnya sebagai seseorang
-tahap ana abdullah atau "aku hamba Allah", membela jumlah kepatuhannya kepada Allah
-Khalifatullah bersikap demokratis pada seluruh anggota alam, seluruh hamba Allah
Orang-orang beriman kini makin diuji untuk menentukan apakah mereka lebih memilih "menghimpun pahala pribadi" ataukah "menyumbangkan diri bagi proses-proses sosial". Hal yang kedua bisa dirisikokan berkurangnya peluang yang pertama
Masyarakat sekitar memilih pola kearifan tertentu untuk memaafkannya dengan cara menganggapnya gila
-Kalau kau menjumpai kayu melintang di jalan, itu adalah perintah agar engkau menyingkirkannya
-Kalau engkau memperoleh uang, itu adalah perintah agar engkau menyerahkannya kepada siapapun yang membutuhkannya, sesudah dipakai tak kurang & tak lebih bagi kita sendiri
Kesadaran dak tentu membuat mereka tidak terlalu mabuk gembira jika memperoleh rezeki, serta tidak stress serius kalau ditimpa kemalangan
-Kalau makan & minum sekadar mubah atau halal, berarti manusia boleh tidak makan atau tidak minum, karena tidak wajib
-Kalau tak makan tak minum, berarti menghina Tuhan yang sudah capek-capek bikin badan kita, tidak memelihara amanah Tuhan, membunuh titipan Tuhan. Jadi makan-minum itu wajib.
-Kalau makan-minum dalam jumlah yang melebihi standar syarat kesehatan tubuh, hukumnya makruh
-Kalau makan-minum secara berlebihan dalam jumlah maupun "estetika makanan-nya", bisa haram hukumnya
Kejenuhan itu sendiri sunnatullah atau hukum alam. Tuhan mengizinkan kita untuk merasa jenuh pada saat-saat tertentu sebagai bagian dari peran kemanusiaan
Memiliki peluang ekonomi untuk bisa bersekolah sampai perguruan tinggi. Menjadi pandai & mampu mngelola kehidupan secara lebih rasional. Akan menang bersaing meniti karier melawan para tamatan sekolah menengah, para D.O, atau para non sekolah
Kalaupun ogah terlibat bekerja dalam jajaran birokrasi kekuasaan/ tempat-tempat lain yang anda perhitungkan secara sistemik mendukung kemapanan itu, bikin badan swadaya masyarakat
Kemiskinan adalah ekspor nonmigas yang subur bagi kelompok priayi pembebas rakyat dimana anda bisa bergabung (perusahaan swadaya masyarakat)
Kalau kehilangan pekerjaan, asap dapur akan terancam. Mbok, ya kalau tidak kerja itu, ya tetap punya duit gitu lho
Menyamakan persanggamaan dengan seks, seperti menyamakan sembahyang dengan Tuhan, atau perkawinan dengan kebahagiaan, atau nasi dengan rasa kenyang
Nasi hanya alat untuk mencapai kenyang. Kalau sudah sampai pada kenyang, nasi tak lagi diperlukan. Kalau sudah tiba di kebahagiaan, perkawinan tak dibutuhkan. kalau sudah tinggal di Tuhan, kendaraan sembahyang tak diperlukan, kalau sudah bersemayam di dalam seks, persanggamaan tak dibutuhkan
Ayam horn, jenis binatang yang bukan ciptaan "murni" Dewa Binatang, melainkan buah persilangan teknologis. tak diperlukan kehadirannya sebagai dirinya sendiri, melainkan sekadar untuk diperas telurnya serta disembelih
Jenis binatang yang menyebalkan. Terlalu manja, ringkih badan maupun jiwanya. Harus selalu enak makan, mudah diserang penyakit, tak mampu bertarung & gampang mati. Dengan satu sentuhan kecil, dari sesuatu yang asing, akan pingsan
Ayam kampung, yang suka bandel, terlalu spekulatif dalam cari makan, sehingga hari depan kurang terjamin. Padahal ayam horn, sungguh-sungguh tak tahan lapar, takut melarat & amat suka bersolek
Eksistensi ketela sudah luntur. Ketela bakar, godog, goreng, hanya berani muncul di kalangan masyarakat pinggiran, di lapisan yang ketinggalan zaman
-Untuk tampil di gedongan, di hotel-hotel/ perjamuan masyarakat "abad ini", ketela mengubah dirinya menjadi keripik, atau mencampurkan diri dengan unsur-unsur lain
-Ketela hanya "eksis" bila tak murni. Kalau masih murni, ketela hanya berani nongol di pojok-pojok jalan, di warung-warung kecil
Kutu-kutu lebih rajin membaca buku di banding dengan mahasiswa, juga dosen-dosennya. Perpustakaan bekerja amat santai, bahkan ada hari ketika perpustakaan menganggur sama sekali. Mahasiswa hanya konsumen komoditas eceran di pasaran ilmu. Waktu ke pasar mereka cukup membawa kantung telinga, otaknya disimpan dalam almari besi
Wahyu yang sesungguhnya dimaksud oleh Panembahan Senopati ialah kualitas intelektual, yang dijelmakan ke dalam wawasan sosial & kemampuan & keterampilan mengendalikan, agar dapat memonopoli kedudukan & status agar para pendekar di dusun tidak akan berani memimpikan kekuasaan, sebab mereka tidak akan memperoleh wahyu
Sistem persekolahan dipandangnya sebagai rumah pegadaian tempat anak-anak bangsa dihimpun untuk mengabdi kepada perusahaan peradaban yang seolah sengaja menghancurkan tetes demi tetes kemanusiaan
Tidak bekerja & memang memilih tidak membudakkan dirinya terhadap perusahaan ekonomi atau politik sekularistik apapun
Hubungan kami adalah hubungan pengertian & anjuran. Tidak seorangpun berhak menentukan diri saya, kecuali keyakinan saya sendiri. Tidak sebuah pihak pun berwenang mengatur langkah kaki saya, kecuali kesadaran perhitungan saya sendiri
Ketika seorang "wanita karier" menunda urusan cinta-mencinta, seolah-olah ia memiliki konsep bahwa cinta adalah sebuah bilik yang untuk sementara digembok saja dulu. Nanti kalau karier sudah mapan bisa dibuka kembali & lelaki idaman hati silahkan masuk
-Ketika para wanita terlibat dengan Dewa Asmara maka terganggulah mekanisme usahanya. Terbengkalailah usahanya. Terbengkalailah karier & perusahaannya
Berhenti dari kerakusan eksploitasi yang membunuh kemampuan alam
Sepolos guru sekolah dasar yang mengajari muridnya, "anak-anak, siapa penemu Amerika? Dijawabnya, Colombus! " Dan ruh berjuta-juta Indian yang dimusnahkan ke kubur oleh bangsa terbesar itu, menangis
Untuk alam hidup desa, yang baik, jujur & jowo. Jowo ini tentu saja bukan ras Jawa, melainkan suatu istilah untuk orang yang suka memberi
Orang Jepang justru berangkat dari sikap tradisional mereka kansen minpi, semacam ngabekti kepada atasan, sementara atasan dawuh kepada bawahan. Seperti struktur Gusti Kanjeng & Abdi Dalem & Kawula
Penerbit Mizan
-Taraf ana insan atau "aku manusia", terlalu disibukkan oleh ego eksistensialnya sebagai seseorang
-tahap ana abdullah atau "aku hamba Allah", membela jumlah kepatuhannya kepada Allah
-Khalifatullah bersikap demokratis pada seluruh anggota alam, seluruh hamba Allah
Orang-orang beriman kini makin diuji untuk menentukan apakah mereka lebih memilih "menghimpun pahala pribadi" ataukah "menyumbangkan diri bagi proses-proses sosial". Hal yang kedua bisa dirisikokan berkurangnya peluang yang pertama
Masyarakat sekitar memilih pola kearifan tertentu untuk memaafkannya dengan cara menganggapnya gila
-Kalau kau menjumpai kayu melintang di jalan, itu adalah perintah agar engkau menyingkirkannya
-Kalau engkau memperoleh uang, itu adalah perintah agar engkau menyerahkannya kepada siapapun yang membutuhkannya, sesudah dipakai tak kurang & tak lebih bagi kita sendiri
Kesadaran dak tentu membuat mereka tidak terlalu mabuk gembira jika memperoleh rezeki, serta tidak stress serius kalau ditimpa kemalangan
-Kalau makan & minum sekadar mubah atau halal, berarti manusia boleh tidak makan atau tidak minum, karena tidak wajib
-Kalau tak makan tak minum, berarti menghina Tuhan yang sudah capek-capek bikin badan kita, tidak memelihara amanah Tuhan, membunuh titipan Tuhan. Jadi makan-minum itu wajib.
-Kalau makan-minum dalam jumlah yang melebihi standar syarat kesehatan tubuh, hukumnya makruh
-Kalau makan-minum secara berlebihan dalam jumlah maupun "estetika makanan-nya", bisa haram hukumnya
Kejenuhan itu sendiri sunnatullah atau hukum alam. Tuhan mengizinkan kita untuk merasa jenuh pada saat-saat tertentu sebagai bagian dari peran kemanusiaan
Memiliki peluang ekonomi untuk bisa bersekolah sampai perguruan tinggi. Menjadi pandai & mampu mngelola kehidupan secara lebih rasional. Akan menang bersaing meniti karier melawan para tamatan sekolah menengah, para D.O, atau para non sekolah
Kalaupun ogah terlibat bekerja dalam jajaran birokrasi kekuasaan/ tempat-tempat lain yang anda perhitungkan secara sistemik mendukung kemapanan itu, bikin badan swadaya masyarakat
Kemiskinan adalah ekspor nonmigas yang subur bagi kelompok priayi pembebas rakyat dimana anda bisa bergabung (perusahaan swadaya masyarakat)
Kalau kehilangan pekerjaan, asap dapur akan terancam. Mbok, ya kalau tidak kerja itu, ya tetap punya duit gitu lho
Menyamakan persanggamaan dengan seks, seperti menyamakan sembahyang dengan Tuhan, atau perkawinan dengan kebahagiaan, atau nasi dengan rasa kenyang
Nasi hanya alat untuk mencapai kenyang. Kalau sudah sampai pada kenyang, nasi tak lagi diperlukan. Kalau sudah tiba di kebahagiaan, perkawinan tak dibutuhkan. kalau sudah tinggal di Tuhan, kendaraan sembahyang tak diperlukan, kalau sudah bersemayam di dalam seks, persanggamaan tak dibutuhkan
Ayam horn, jenis binatang yang bukan ciptaan "murni" Dewa Binatang, melainkan buah persilangan teknologis. tak diperlukan kehadirannya sebagai dirinya sendiri, melainkan sekadar untuk diperas telurnya serta disembelih
Jenis binatang yang menyebalkan. Terlalu manja, ringkih badan maupun jiwanya. Harus selalu enak makan, mudah diserang penyakit, tak mampu bertarung & gampang mati. Dengan satu sentuhan kecil, dari sesuatu yang asing, akan pingsan
Ayam kampung, yang suka bandel, terlalu spekulatif dalam cari makan, sehingga hari depan kurang terjamin. Padahal ayam horn, sungguh-sungguh tak tahan lapar, takut melarat & amat suka bersolek
Eksistensi ketela sudah luntur. Ketela bakar, godog, goreng, hanya berani muncul di kalangan masyarakat pinggiran, di lapisan yang ketinggalan zaman
-Untuk tampil di gedongan, di hotel-hotel/ perjamuan masyarakat "abad ini", ketela mengubah dirinya menjadi keripik, atau mencampurkan diri dengan unsur-unsur lain
-Ketela hanya "eksis" bila tak murni. Kalau masih murni, ketela hanya berani nongol di pojok-pojok jalan, di warung-warung kecil
Kutu-kutu lebih rajin membaca buku di banding dengan mahasiswa, juga dosen-dosennya. Perpustakaan bekerja amat santai, bahkan ada hari ketika perpustakaan menganggur sama sekali. Mahasiswa hanya konsumen komoditas eceran di pasaran ilmu. Waktu ke pasar mereka cukup membawa kantung telinga, otaknya disimpan dalam almari besi
Wahyu yang sesungguhnya dimaksud oleh Panembahan Senopati ialah kualitas intelektual, yang dijelmakan ke dalam wawasan sosial & kemampuan & keterampilan mengendalikan, agar dapat memonopoli kedudukan & status agar para pendekar di dusun tidak akan berani memimpikan kekuasaan, sebab mereka tidak akan memperoleh wahyu
Sistem persekolahan dipandangnya sebagai rumah pegadaian tempat anak-anak bangsa dihimpun untuk mengabdi kepada perusahaan peradaban yang seolah sengaja menghancurkan tetes demi tetes kemanusiaan
Tidak bekerja & memang memilih tidak membudakkan dirinya terhadap perusahaan ekonomi atau politik sekularistik apapun
Hubungan kami adalah hubungan pengertian & anjuran. Tidak seorangpun berhak menentukan diri saya, kecuali keyakinan saya sendiri. Tidak sebuah pihak pun berwenang mengatur langkah kaki saya, kecuali kesadaran perhitungan saya sendiri
Ketika seorang "wanita karier" menunda urusan cinta-mencinta, seolah-olah ia memiliki konsep bahwa cinta adalah sebuah bilik yang untuk sementara digembok saja dulu. Nanti kalau karier sudah mapan bisa dibuka kembali & lelaki idaman hati silahkan masuk
-Ketika para wanita terlibat dengan Dewa Asmara maka terganggulah mekanisme usahanya. Terbengkalailah usahanya. Terbengkalailah karier & perusahaannya
Berhenti dari kerakusan eksploitasi yang membunuh kemampuan alam
Sepolos guru sekolah dasar yang mengajari muridnya, "anak-anak, siapa penemu Amerika? Dijawabnya, Colombus! " Dan ruh berjuta-juta Indian yang dimusnahkan ke kubur oleh bangsa terbesar itu, menangis
Untuk alam hidup desa, yang baik, jujur & jowo. Jowo ini tentu saja bukan ras Jawa, melainkan suatu istilah untuk orang yang suka memberi
Orang Jepang justru berangkat dari sikap tradisional mereka kansen minpi, semacam ngabekti kepada atasan, sementara atasan dawuh kepada bawahan. Seperti struktur Gusti Kanjeng & Abdi Dalem & Kawula
Minggu, 13 Mei 2018
Kesalahan-kesalahan
PT SPN
telat mergo pindahan,
mesin dadi lecet
ra mangkat mergo loro weteng
Melia hotel
miss komunikasi, resik"i WC tapi ra resik"i room
Alfa
ninggal kunci ng njero
telat mergo pindahan,
mesin dadi lecet
ra mangkat mergo loro weteng
Melia hotel
miss komunikasi, resik"i WC tapi ra resik"i room
Alfa
ninggal kunci ng njero
Langganan:
Komentar (Atom)






















