Sabtu, 22 Agustus 2026

Buku The Hundred Years War On Palestine

A History of Settler Colonialism and Resistance, 1917- 2017, in 2020
by Metropolitan Books.

Sejarah Perlawanan dan Kolonialisme Pemukim (1917- 2017)


Selama beberapa dekade Amer... Ser.. bersikap tidak konsisten, kadang berpura- pura mengakui keberadaan bangsa Palestina, kadang berusaha menghapus mereka dari peta Timur Tengah.

Terlepas dari sikapnya yang berubah- ubah, Amer... Ser... sebagai kekuatan imperial terbesar saat ini, bersama dengan pendahulunya, Ingg..., tidak pernah berhenti memberikan dukungan penuh kepada gerakan Zionis dan negara Isra.... Namun mereka berusaha melakukan hal yang mustahil: yakni memaksakan kolonialisme di Palestina pada era pascakolonial.

Sejak dulu, konfrontasi antara penjajah pemukim dan masyarakat pribumi hanya pernah berakhir dengan tiga cara: dengan pemusnahan atau penaklukan penuh penduduk asli, seperti di Amer... Utara; dengan kekalahan dan pengusiran penjajah, seperti di Aljazair ( yang sgy jarang terjadi); atau dengan pengakhiran supremasi kolonial melalui kompromi dan rekonsiliasi, seperti di Afrika Selatan, Zimbabwe dan Irlandia.

Pada kenyataannya, baik gerakan Zionis maupun negara Isra... selalu didukung oleh kekuatan besar: tentara Ingg... sebelum 1939; dukungan AS dan Soviet pada tahun 1947- 1948; Prancis dan Ingg... pada thun 1950- an dan 1960- an; dan sejak tahun 1970- an hingga kini, Isra... bukan hanya menerima dukungan tanpa batas dr Amer... Serik..., tetapi juga memiliki kekuatan militer yang jauh melampaui bangsa Palestina, bahkan melebihi kekuatan militer seluruh negara Arab digabung.

Setelah Perang Dunia I, penggeseran masyarakat pribumi Palestina dimulai dengan imigrasi besar- besaran pemukim Yahudi Eropa yang didukung oleh otoritas Mandat Ingg... yang baru dibentuk.

Pemerintah Ingg... membantu mereka membangun struktur otonom; negara bayangan Zionis. Pada pertengahan 1930-an, meskipun bangsa Yahudi secara keseluruhan masih merupakan minoritas, sektor otonom ini telah menjadi lebih besar dibandingkan sektor ekonomi yang dipegang oleh bangsa Arab.

Jumlah penduduk asli semakin berkurang akibat penindasan brutal terhadap Pemberontakan Arab tahun 1936- 1939 melawan pemerintahan Ingg..., dimana 14 hingga 17 persen populasi laki- laki dewasa tewas, terluka, dipenjara atau diasingkan.

Ingg... mengerahkan seratus ribu tentara serta kekuatan udara untuk menaklukkan perlawanan Palestina, sementara gelombang besar imigrasi Yahudi akibat rezim Nazi di Jerman meningkatkan populasi Yahudi di Palestina dari hanya 18 persen pada tahun 1932 menjadi lebih dari 31 persen pada tahun 1939. Ini memberi mereka kekuatan demografis dan militer yang diperlukan untuk pembersihan etnis Palestina tahun 1948.

Pengusiran lebih dari separuh penduduk Arab dari negeri itu- pertama oleh milisi Zionis dan kemudian oleh tentara Isr...- merupakan usaha pencapaian tujuan militer dan politik Zionisme.

Rekayasa sosial radikal semacam ini, dengan mengorbankan penduduk asli, adalah ciri umum dari gerakan kolonialisme pemukim.

Di Palestina, ini merupakan prasyarat mutlak untuk mengubah sebagian besar wilayah yang semula Arab menjadi negara yang mayoritas Yahudi.

Perang kolonial yang dilancarkan terhadap penduduk asli oleh berbagai pihak, untuk memaksa mereka menyerahkan tanah air mereka kepada bangsa lain yang datang dari luar.

Konflik tersebut sering digambarkan semata sebagai benturan nasional yang tragis namun sederhana, antara dua bangsa yang memiliki hak atas tanah yang sama. Konflik itu dijelaskan sebagai akibat dari kebencian fanatik dan mengakar bangsa Arab dan Muslim terhadap bangsa Yahudi, semata karena menegaskan hak mutlak atas tanah air abadi yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka.

Tidak ada alasan untuk memahami apa yang terjadi di Palestina selama lebih dari satu abad ini selain sebagai konflik yang bersifat kolonial sekaligus nasional.

Sebagaimana lazimnya, para penjajah Eropa, baik di benua Amerika, Afrika, Asia, Australasia (maupun di Irlandia), selalu menggambarkan penduduk asli yang mereka berusaha gantikan atau dominasi dengan istilah- istilah yang merendahkan.

Mereka juga selalu mengeklaim bahwa kehidupan penduduk asli akan menjadi lebih baik berkat pemerintahan mereka; sifat " mencerdaskan" dan "progresif" proyek kolonial mereka dijadikan pembenaran atas kekejaman apa pun yang mereka lakukan terhadap penduduk asli.

Sebagai contoh adalah retorika para administrator Prancis di Afrika Utara atau para wakil raja Inggris di India.

Konflik yang timbul akibat proyek kolonial klasik bangsa Eropa abad ke- 19 di tanah non- Eropa ini, yang sejak tahun 1917 didukung oleh kekuatan imperialis Barat terbesar pada masanya, jarang digambarkan dengan lugas.

Mereka yang menganalisis bukan hanya upaya pemukiman Isr... di Yerusalem, Tepi Barat dan Dataran Tinggo Golan yang diduduki, tetapi juga seluruh proyek Zionis dari perspektif asal- usul dan sifat kolonialisme pemukimnya, sering kali dicap buruk.

Banyak yang tidak dapat menerima kontradiksi nyata bahwa meskipun Zionisme tidak dapat disangkal telah berhasil menciptakan entitas nasional yang berkembang di Isr..., akar gerakannya tetap merupakan proyek kolonialisme pemukiman (sebagaimana yang terjadi di wilayah- wilayah yang kemudian menjadi Amer... Ser..., Kanada, Australia dan Selandia Baru).

Mereka juga tidak dapat menerima kenyataan bahwa keberhasilan itu tidak akan mungkin tercapai tanpa dukungan kekuatan imperialis besar, seperti Brita... dan Amer... Ser.... Zionisme adalah sekaligus gerakan nasional dan gerakan kolonialisme pemukim.

Orang- orang Palestina beranggapan bahwa nasionalisme mereka murni dan berakar dari sejarah, sembari menolak anggapan yang sama dari bangsa Yahudi Isr...

Sebagian besar orang Palestina merupakan keturunan dari mereka yang telah hidup di tanah yang mereka anggap sebagai tanah airnya selama waktu yang sangat lama, berabad- abad, bahkan mungkin bermilenium- milenium.

Sebaliknya, sebagian besar orang Yahudi Isr... datang dari Eropa dan negara- negara Arab sebagai bagian dari proses kolonial yang disetujui dan dimediasi oleh kekuatan- kekuatan besar.

Tak seorang pun kini menyangkal entitas- entitas nasional yang telah sepenuhnya berkembang di negara- negara pemukim seperti Amer... Ser..., Kanada, Selandia Baru dan Australia yang meskipun semuanya berakar dari perang- perang kolonial yang memusnahkan penduduk pribumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar