Sabtu, 14 September 2019

Desa-desa di Kecamatan Banyuurip

1. Bajangrejo
2. Banyuurip
3. Bencorejo
4. Borokulon
5. Borowetan
6. Candingasinan
7. Candisari
8. Cengkawakrejo
9. Condongsari

10. Golok
11. Kertosono
12. Kledung karangdalem
13. Kledungkradenan
14. Kliwonan
15. Malangrejo
16. Pakisrejo
17. Popongan
18. Sawit

19. Seborokrapyak
20. Sokowaten
21. Sumbersari
22. Surorejo
23. Tanjunganom
24. Tegalkuning
25. Tegalrejo
26. Triwarno
27. Wangunrejo

Kerajaan Tumapel/ Kerajaan Singhasari

Awal Kerajaan Tumapel/ Kerajaan Singhasari

Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kediri. Yang menjabat sebagai akuwu/ setara camat Tumapel saat itu Tunggul Ametung. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri (Ken Arok), yang kemudian menjadi akuwu baru. Ken Arok juga mengawini istri Tunggul Ametung (Ken Dedes).

Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kerajaan Kediri. Saat itu terjadi perseteruan antara Kertajaya (Raja Kerajaan Kediri) melawan kaum brahmana. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja pertama Tumapel. Perang melawan Kerajaan Kediri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel.

Kerajaan Medang/ Mataram Kuno

Awal Kerajaan Medang/ Mataram Kuno

Sanna/ Sena/ Bratasenawa (Raja Kerajaan Galuh ke-3) digulingkan dari tahta Kerajaan Galuh oleh Purbasora (saudara tirinya). Sanna akhirnya melarikan diri ke Pakuan, meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa ( Raja Kerajaan Sunda pertama), sahabat baik Sanna. Kemudian hari Tarusbawa mengambil Sanjaya (keponakan Sanna) menjadi menantunya. Sanjaya adalah putra dari Sannaha, saudara perempuan Sanna.

Setelah Sanna meninggal, Sanjaya tampil menjadi Raja, atas dukungan ibunya (Sannaha).

Sanjaya berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. Sanjaya meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya). Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama istrinya. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda, Galuh & Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Kemudian Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Sebelum meninggalkan kawasan Jawa Barat, ia membagi kekuasaannya kepada dua putranya.

##

Keruntuhan Kerajaan Medang

Mahapralaya merupakan peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh (cicit Mpu Sindok). Telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibukota Sriwijaya. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya, istana Medang di Watan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram (sekutu Kerajaan Sriwijaya). Saat serbuan itu Dharmawangsa meninggal.

Airlangga (keponakan Dharmawangsa) lolos dari Mahapralaya ditemani pembantunya (Narotama) & menjalani kehidupan sebagai pertapa di hutan pegunungan (Wonogiri/ Vanagiri). Airlangga merupakan putra pasangan Mahendradatta (saudari Dharmawangsa) & Udayana (Raja Bali).

Beberapa tahun kemudian Airlangga, yang juga keturunan Mpu Sindok dari garis ibunya, membangun Kerajaan baru (Kerajaan Kahuripan) sebagai kelanjutan dari Kerajaan Medang.

Kelanjutan dari satu Kerajaan ke Kerajaan berikutnya

Kerajaaan Medang/ Mataram Kuno/ Mataram Hindu
Kerajaan Kahuripan (Airlangga)
Kerajaan Kediri/ Panjalu & Kerajaan Jenggala
Kerajaan Tumapel/ Singhasari
Ker. Majapahit
Kasultanan Demak
Kasul. Pajang
Kasul. Mataram Islam
Kasunanan Surakarta & Kasul. Ngayogyakarta

Jumat, 13 September 2019