Buku "Tuhan Maha Asyik" karya Sujiwo Tejo & DR. MN. Kamba
Penerbit Imania
Semua ini pekerjaan Tuhan, semua campur tangan Tuhan, manusia hanya melakukan akting. Apapun yang terjadi di dunia ini atas kehendak Tuhan
Bisa karena biasa. Kebiasaan yang dilakukan secara konsisten & seolah sudah menjadi karakter, bukan tidak bisa berubah. Segala sesuatu mengalami perubahan. Hanya Tuhan yang kekal & abadi
Hidup tidak selamanya sesuai harapan, orang berharap menjadi penguasa, malah menjadi rakyat abadi. Mungkin ini yang dimaksud dari adanya "garis tangan". Begitulah takdirnya. Jika ditakdirkan miskin, maka tak mungkin menjadi kaya
Dalam tradisi sufi, hikmah ialah makrifat, yaitu penglihatan batin yang menggunakan penglihatan Tuhan
Jika memilih hidup dalam kemunafikan, kebencian, & kecurigaan, ia akan merasakan sendiri betapa tersiksanya.
Sebaliknya yang memilih hidup dalam ketulusan, keikhlaskan & kesukarelaan, akan merasakan nikmatnya tenang, damai, & sejahtera
Bangsa-bangsa yang sibuk mencatat, menghayati, & menikmati fenomena alam seperti Eropa & negara-negara maju lebih dekat kepada inspirasi-inspirasi Al-Qur"an walaupun mereka tak kenal Al-Qur'an, ketimbang bangsa-bangsa yang disibukkan oleh ritual-ritual agama formal
Sebagaimana kata Mawlana Rumi. "Manusia yang tak pernah berhenti mencari & terus-menerus berputar ke arah Cahaya Keagungan Tuhan tanpa kompromi & tiada henti" Ibarat laron mengejar cahaya & terbakar
Kepasrahan bukan berarti menyerah begitu saja pada keadaan. Pasrah adalah upaya & usaha maksimal serta kerja keras, yang membuat Tuhan merasa berat untuk tidak mengabulkan / tidak menganugerahkan restu-Nya
Esensi doa sesungguhnya, bertemunya harapan yang dibarengi usaha maksimal dengan restu Tuhan-yang tak kuasa menahan diri untuk tidak merestui lantaran kerja keras sang hamba
Segala sesuatu sudah direncanakan Tuhan. Kita tinggal berusaha keras meraihnya. Benarlah pernyataan yang mengatakan "setiap kali manusia membuat rencana Tuhan terpingkal-pingkal"
Takhalli= Membersihkan diri dari dorongan-dorongan primitif yang destruktif pada jiwa
Tahalli= Tindakan peniruan terhadap sifat-sifat Tuhan dengan cara menginternalisasikan ke dalam diri
Tajalli, keadaan spiritual ketika seseorang merasakan kehadiran Tuhan setelah dirinya bersih
Nama Tuhan berbeda-beda; bagi Yahudi Tuhan bernama Yehova, bagi Kristen Tuhan bernama Jesus, dan bagi Muslim Tuhan bernama Allah
Senin, 22 Januari 2018
Buku "Spirit Budaya & Politik Korea" - Yang Seung Yoon
Buku "Spirit Budaya & Politik Korea" karya Yang Seung Yoon
Penerbit Kosa Kata Kita (KKK)
Dari mulai masa prasejarah, kemudian ke sejarah Korea dari masa Tiga kerajaan sampai masa penjajahan Jepang melalui era Silla Bersatu, Kerajaan Goryeo & Joseon
Huruf Korea, Hangeul yang diciptakan di masa akhir abad ke-14 oleh Raja Agung Sejong pada masa Kerajaan Joseon
Pada masa Kerajaan Joseon para pendiri Kerajaan mengganti ideologi kerajaan dari agama Buddha ke ajaran Kong Hu Cu atau Konfusianisme
Di Korea ada sekitar 200.000 umat Islam. Sebuah masjid megah di Itaewon, di pusat Seoul berdiri di antara deretan tempat hiburan
Pemerintah Republik pertama Korea di bawah kepemimpinan,
1) Presiden Rhee Syngman (1948- 1960)
2) Perdana Menteri Chang Myeon (1960- 1962)
3) Presiden Park Chung Hee (1962-1979) - ekonomi nasional mulai bangkit & dapat menuju masa modernisasi & industrialisasi
Korea Utara terdapat pertambangan batu bara & besi, di Korea Selatan hanya berupa sawah & ladang
Struktur Pemerintahan Korea terbagi tiga, daerah tingkat I antara lain ibukota Seoul, enam daerah khusus (kota metropolitan), delapan provinsi, satu provinsi istimewa (Jeju) dan satu kota administrasi negara (Sejong)
Bangsa China tekun mencari uang & tanpa berniat membelanjakannya, akan memutuskan untuk membelanjakan uang ketika tetap mempunyai uang lebih dari lumayan
Kerajaan Go Joseon - (Masa Tiga Kerajaan; Kerajaan Goguryeo, Kerajaan Baekje, kerajaan Silla) -- Kerajaan Goryeo -- Kerajaan Joseon
Dalam alam pemikiran Konfusianisme klasik, "yin" terkait dengan konsep-konsep feminim, sifat pasif, gelap, kering, & dingin. "Yang" mencakup segala yang bersifat maskulin, aktif, terang, basah, & panas
Hwarang (ksatria muda terdidik) di zaman Dinasti Silla. Lima perilaku moral utama & tiga spirit keindahan yang dilatihkan kepada para Hwarang
Taegukki sebagai bendera nasional Republik Korea, ki berarti "bendera". Bagian lingkaran atau inti bendera Korea disebut Taeguk. Bunga kebangsaan nasional = Bunga Moogoonghwa
Kim-chi, lauk pauk khas Korea yang terbuat dari sayuran; sawi putih, lobak, mentimun, adalah satu dari lima makanan paling sehat di seluruh dunia
Di Korea banyak tumbuh ginseng, nenek moyang bangsa Korea menganggap ginseng sebagai makanan kesehatan yang dangat suci, juga dipakai sebagai bahan obat
Bibimbap, makanan yang sangat terkenal di Korea, bahan utamanya nasi, yang dicampur dengan sayur-sayuran, daging, telur & bahan lain
Kecakapan rakyat korea menggunakan panah, sebagaimana kecakapan rakyat China dalam menggunakan tombak & kecakapan rakyat Jepang memainkan pedang
Konfusianisme merupakan sebuah ajaran etika moral, sebuah kepercayaan yang setara dengan agama, etika moral yang mengajarkan bagaimana manusia bertingkah laku
Tanah air Korea terbagi dua sebagai akibat Perang Dunia II, belahan utara Semenanjung Korea melaksanakan pemerintahan militer di bawah Uni Soviet. Korea Selatan = Amerika Serikat
Masa Penjajahan Jepang (1910-1945)
Pendudukan Pemerintahan Militer Amerika Serikat (1945-1948)
Kemerdekaan & Republik Pertama (1948-1960) > Presiden Rhee Syngman
Revolusi Mahasiswa & Pemerintahan Kedua (1960-1961) > Perdana Menteri Chang Myon
Kudeta Militer 16 Mei & Pemerintahan Militer (1961-1963) > Jenderal Park Chung-Hee
Perubahan Pemerintahan Militer & Republik Ketiga (1963-1972)
Sistem Yu Shin & Republik Keempat (1972-1979)
Peristiwa 26 Oktober 1979 & Republik Kelima (1980-1988) > Jenderal Chun Doo-Hwan
Revolusi Sipil Juni 1987 & Republik Keenam (1988-1993) > mantan Jenderal Roh Tae-Woo
Masa pemerintahan sipil di Korea (1993- ...) > Presiden Kim Young-Sam
Bagi Korea Selatan, kawasan Korea Utara dianggap sebagai teritorial miliknya yang hilang & harus dimiliki kembali. Bagi Korea Utara, kawasan Korea Selatan merupakan daerah objek yang harus dikomuniskan dalam waktu singkat
Ibukota Korea Selatan & sekitarnya sangat sulit dijadikan lautan api oleh serangan meriam Korea Utara, karena sekitar 10% penduduk setempat adalah orang asing, seperti China, Vietnam, & Indonesia.
China merupakan negara sahabat terdekat Korea Utara, Vietnam adalah sekutu Korea Utara di masa Perang Vietnam & Indonesia salah satu negara sahabat. Apabila Korea Utara membakar Seoul, hal itu bukan hanya perang melawan Korea Selatan, tetapi juga perang melawan Dunia
DMZ (Demiliterized Zone) atau Zona Bebas Militer, garis 38 derajat di tengah Semenanjung Korea, lebar 4 km, sekitar daerah DMZ tetap berada dalam kondisi genting / keadaan semi-perang. Menjadi simbol perang Dingin
Setelah tembok Berlin runtuh, kelompok negara di Eropa Timur segera melepaskan diri dari Sekutu US. Negara-negara satelit kecil di pinggir US pun akhirnya ikut melepaskan diri. Akhirnya wilayah US pun berkurang & menjadi Federasi Rusia (RF)
Korea Selatan masuk dalam kebijakan keterbukaan negara, sedangkan Korea Utara menetapkan kebijakan keunikan ideologi nasionalnya sendiri & menutup diri terhadap dunia Internasional
Ideologi Kim Il Sung adalah apa yang dinamakan Ideologi Ju-Che, yang berarti ideologi berdiri sendiri, tanpa bantuan & gangguan dari luar negeri. Ideologi itu masih berlaku & sampai sekarang tetap berjalan di masa Kim Jong Un melalui masa ayahnya
Korea Selatan menarik perhatian dunia Internasional (1990) karena menjadi salah satu "Asian Miracle" (Bank Dunia, 1993), negara Asia yang ekonominya paling tumbuh pesat tetapi sekaligus menjadi salah satu korban dalam "Asian Crisis"
Satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari kemiskinan & golongan orang kebanyakan adalah pendidikan tinggi di Korea yang tidak banyak terdapat lingkungan hidup yang layak
Presiden Park Chung-Hee sangat percaya bahwa pendidikan adalah unsur terpenting di negara yang miskin akan sumber-sumber alam seperti Korea
Penganggur yang terdidik sampai perguruan tinggi bahkan tidak mau bekerja di bidang 3D (dirty, difficult, dangerous). Dalam hal itu, Pemerintahan Korea setiap tahun mengundang puluhan ribu orang tenaga kerja asing
Dalam alam pemikiran Konfusianisme klasik, "yin" terkait dengan konsep-konsep feminim, sifat pasif, gelap, kering, & dingin. "Yang" mencakup segala yang bersifat maskulin, aktif, terang, basah, & panas
Hwarang (ksatria muda terdidik) di zaman Dinasti Silla. Lima perilaku moral utama & tiga spirit keindahan yang dilatihkan kepada para Hwarang
Taegukki sebagai bendera nasional Republik Korea, ki berarti "bendera". Bagian lingkaran atau inti bendera Korea disebut Taeguk. Bunga kebangsaan nasional = Bunga Moogoonghwa
Kim-chi, lauk pauk khas Korea yang terbuat dari sayuran; sawi putih, lobak, mentimun, adalah satu dari lima makanan paling sehat di seluruh dunia
Di Korea banyak tumbuh ginseng, nenek moyang bangsa Korea menganggap ginseng sebagai makanan kesehatan yang dangat suci, juga dipakai sebagai bahan obat
Bibimbap, makanan yang sangat terkenal di Korea, bahan utamanya nasi, yang dicampur dengan sayur-sayuran, daging, telur & bahan lain
Kecakapan rakyat korea menggunakan panah, sebagaimana kecakapan rakyat China dalam menggunakan tombak & kecakapan rakyat Jepang memainkan pedang
Konfusianisme merupakan sebuah ajaran etika moral, sebuah kepercayaan yang setara dengan agama, etika moral yang mengajarkan bagaimana manusia bertingkah laku
Tanah air Korea terbagi dua sebagai akibat Perang Dunia II, belahan utara Semenanjung Korea melaksanakan pemerintahan militer di bawah Uni Soviet. Korea Selatan = Amerika Serikat
Masa Penjajahan Jepang (1910-1945)
Pendudukan Pemerintahan Militer Amerika Serikat (1945-1948)
Kemerdekaan & Republik Pertama (1948-1960) > Presiden Rhee Syngman
Revolusi Mahasiswa & Pemerintahan Kedua (1960-1961) > Perdana Menteri Chang Myon
Kudeta Militer 16 Mei & Pemerintahan Militer (1961-1963) > Jenderal Park Chung-Hee
Perubahan Pemerintahan Militer & Republik Ketiga (1963-1972)
Sistem Yu Shin & Republik Keempat (1972-1979)
Peristiwa 26 Oktober 1979 & Republik Kelima (1980-1988) > Jenderal Chun Doo-Hwan
Revolusi Sipil Juni 1987 & Republik Keenam (1988-1993) > mantan Jenderal Roh Tae-Woo
Masa pemerintahan sipil di Korea (1993- ...) > Presiden Kim Young-Sam
Bagi Korea Selatan, kawasan Korea Utara dianggap sebagai teritorial miliknya yang hilang & harus dimiliki kembali. Bagi Korea Utara, kawasan Korea Selatan merupakan daerah objek yang harus dikomuniskan dalam waktu singkat
Ibukota Korea Selatan & sekitarnya sangat sulit dijadikan lautan api oleh serangan meriam Korea Utara, karena sekitar 10% penduduk setempat adalah orang asing, seperti China, Vietnam, & Indonesia.
China merupakan negara sahabat terdekat Korea Utara, Vietnam adalah sekutu Korea Utara di masa Perang Vietnam & Indonesia salah satu negara sahabat. Apabila Korea Utara membakar Seoul, hal itu bukan hanya perang melawan Korea Selatan, tetapi juga perang melawan Dunia
DMZ (Demiliterized Zone) atau Zona Bebas Militer, garis 38 derajat di tengah Semenanjung Korea, lebar 4 km, sekitar daerah DMZ tetap berada dalam kondisi genting / keadaan semi-perang. Menjadi simbol perang Dingin
Setelah tembok Berlin runtuh, kelompok negara di Eropa Timur segera melepaskan diri dari Sekutu US. Negara-negara satelit kecil di pinggir US pun akhirnya ikut melepaskan diri. Akhirnya wilayah US pun berkurang & menjadi Federasi Rusia (RF)
Korea Selatan masuk dalam kebijakan keterbukaan negara, sedangkan Korea Utara menetapkan kebijakan keunikan ideologi nasionalnya sendiri & menutup diri terhadap dunia Internasional
Ideologi Kim Il Sung adalah apa yang dinamakan Ideologi Ju-Che, yang berarti ideologi berdiri sendiri, tanpa bantuan & gangguan dari luar negeri. Ideologi itu masih berlaku & sampai sekarang tetap berjalan di masa Kim Jong Un melalui masa ayahnya
Korea Selatan menarik perhatian dunia Internasional (1990) karena menjadi salah satu "Asian Miracle" (Bank Dunia, 1993), negara Asia yang ekonominya paling tumbuh pesat tetapi sekaligus menjadi salah satu korban dalam "Asian Crisis"
Satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari kemiskinan & golongan orang kebanyakan adalah pendidikan tinggi di Korea yang tidak banyak terdapat lingkungan hidup yang layak
Presiden Park Chung-Hee sangat percaya bahwa pendidikan adalah unsur terpenting di negara yang miskin akan sumber-sumber alam seperti Korea
Penganggur yang terdidik sampai perguruan tinggi bahkan tidak mau bekerja di bidang 3D (dirty, difficult, dangerous). Dalam hal itu, Pemerintahan Korea setiap tahun mengundang puluhan ribu orang tenaga kerja asing
Minggu, 14 Januari 2018
Buku "Mengenal Jepang" - Yusuke Shindo (II
Buku "Mengenal Jepang" karya Yusuke Shindo
Penerbit Kompas
Ajaran Konfusianisme, merupakan ajaran yang berawal di Tiongkok lebih dari 2000 tahun lalu, berpusat di Asia timur. Negara Konfusianisme yang sama, yaitu Tiongkok & Korea
Masyarakat Jepang menganggap uang adalah barang yang hina & kotor. Kotor karena disentuh oleh banyak orang. Konsep abstrak "uang" adalah kotor; memikirkan & memedulikan itu saja dianggap rendah
Pada masa Edo, ketika samurai menguasai dunia, dibagi 4 kelas masyarakat yang dinamakan "Shinoukoushou"
Shi = bushi / samurai, Nou = noumin / petani
Kou = shokunin / tukang pengrajin, Shou = Shounin / pedagang
Kisah perjalanan arkeolog Jerman, cara kerja para samurai, tertulis,
"penghinaan yang terbesar buat mereka dibanding perasaan terima kasih adalah memberi mereka uang. Mereka lebih memilih melakukan harakiri (bunuh diri dengan merobek perut sendiri) daripada menerima uang tersebut"
Di Amerika uang kertas 1 dollar bergambar Presiden pertama George Washington & uang kertas 5 dollar bergambar Presiden ke-16 Abraham Lincoln (terkenal dengan emansipasi). Uang kertas Inggris bergambar Ratu Elizabeth II
Festival Obon, perayaan untuk menghormati nenek moyang, pada saat "Obon" menganggap arwah akan kembali ke "dunia ini", dilaksanakan setiap tahunnya pada tanggal 15 August, banyak orang Jepang yang pulang ke wilayah asalnya (seperti kebiasaan mudik Lebaran di Indonesia)
Aspek yang sangat penting sehubungan dengan tamu adalah kebersihan toilet, bahkan bisa menjadi tolak ukur seberapa terhormatnya sang tuan rumah
Kebiasaan minum sake merupakan bagian dari tradisi yang sangat penting bagi orang Jepang. Tradisi meminum sejenis sake yang dinamakan "otoso", diminum tepat saat tahun baru dimulai
Cukup berpura-pura saja jika tidak mau, dengan begini, kita tidak akan memberi kesan menjaga jarak dengan orang-orang sekeliling, tetapi mau bersama-sama menghidupkan suasana
Shinkasen, kereta berkecepatan tinggi di Jepang juga di dunia. Kecepatan melebihi 300 km/jam
Jepang merupakan negara yang tidak kaya Sumber Daya Alam, sangat kesulitan untuk bisa makan. Dahulu banyak orang Jepang yang pindah ke luar negeri disebabkan kemiskinan. Karena sangat rajin, saat ini Jepang berhasil memenangkan persaingan di dunia, membangun ekonomi berbasis industri
Faktor-faktor yang khas Jepang, yaitu teamwork di lingkungan produksi, sistem kerja seumur hidup & adanya serikat pekerja yang menjadi jembatan yang baik antara pekerja dengan perusahaan
Tidak memiliki masalah dalam kehidupan sehari-hari, sudah puas akan keadaan yang ada saat ini. Karena itu tidak timbul adanya keinginan untuk bekerja keras, berusaha & berjuang keras
Buku " Mengenal Jepang" - Yusuke Shindo (I
Buku "Mengenal Jepang" karya Yusuke Shindo
Penerbit Kompas
Budaya, tradisi & semangat orang Jepang. "Monozukuri" membuat barang, yang telah menjadi motor penggerak sektor manufaktur, yang telah menghasilkan produk-produk terkenal & diakui dunia
Pada zaman Samurai (Zaman Edo 1603 -1868) negara diisolasi menjadi negara tertutup sehingga pertukaran & perdagangan dengan negara luar dibatasi secara ketat
Huruf Kanji -- Huruf Tiongkok
Hiragana & Katakana -- Jepang
1868, zaman samurai berakhir -- Zaman Meiji (1868 - 1912)
Ukiyo-e, slah satu budaya Jepang yang juga mendapat penilaian tinggi di luar negeri,
adalah kesenian yang berkembang di zaman Edo, merupakan gambar hasil cetakan blok kayu, yang dianggap sebuah karya seni mahakarya bernilai tinggi
-Cosplay, berkostum sesuai karakter komik & animasi Jepang, komik (manga) & anime
-Lagu "Kokoro no Tomo" - Mayumi Itsuwa
Pemikiran Kobayashi Torasaburo, pemimpin klan Nagaoka,
Biar sekarung beraspun bila habis dimakan maka kota akan hilang. Tapi dengan pendidikan, di masa yang akan datang mungkin ada sepuluh ribu, bahkan sejuta karung beras. Pembangunan Jepang masih tertinggal & mungkin sekarang akan diinvasi oleh bangsa asing. Mulai saat ini, kendati lapar kita akan mendirikan sekolah, membangun manusia & memperkuat Jepang
Jepang hanya mempunyai daratan yang sempit & sumber daya alam yang tidak sebaik Indonesia. Yang mereka miliki hanyalah ketekunan, keuletan & kejujuran penduduknya (sumber daya manusia yang mumpuni)
Haiku, puisi Jepang, budaya tradisional, puisi yang sangat pendek hanya 17 suku kata, peraturannya memasukkan satu kata terkait musim di dalamnya
Bunga Sakura, bisa merasakan musim, yang menandakan berakhirnya musim dingin yang berat & dimulainya musim semi yang baru
Ketika makan nasi, orang Jepang akan menyangga mangkuk yang merupakan perkakas untuk wadah nasi, membawanya ke dekat mulut
Surat dari Pangeran Shotoku kepada Kaisar Yang dari Tiongkok:
Raja dari Negeri Matahari Terbit (Kaisar) mengirim surat kepada Raja Negeri Matahari Terbenam. Bagaimana kabarmu"
Pasal pertama dari 17 Pasal konstitusi, mengenai pentingnya "Wa"
"Wa" ialah bergaul dengan orang lain tanpa konflik, dapat bekerja sama & saling menghargai, (Perdamaian), bergaul dengan orang lain tanpa berselisih, berperang, atau berkelahi
Orang Jepang tidak ingin menonjol, merasa lebih tenang jika berpenampilan, berpakaian & bertindak sama seperti orang lain. Berbeda dari orang lain tidaklah nyaman, baik dalam hal yang bak / buruk
Di Jepang, di samping "untuk orangtua & keluarga" adalah juga untuk menyenangkan seniornya, direktur. Seseorang rela untuk melakukannya. Karena berbuat untuk orang lain bukan untuk diri sendiri, itu sebabnya mereka mampu menghadapi cobaan macam apapun
Etika dalam masyarakat Jepang adalah kebiasaan "membungkuk". Membungkuk saat bertemu, memberi salam / saat meminta maaf
Menurut orang asing yang datang ke Jepang, kata yang paling bermanfaat untuk diingat = Sumimasen, digunakan pada saat meminta maaf, mengucapkan terima kasih
Orang Jepang lebih banyak mendengar daripada didengar, berperilaku sopan santun pada teman. Ketika pihak lain bicara, orang Jepang sering mengangguk sambil berkata "hai". Artinya, saya mendengar, karena saya mendengar, silahkan bicara lebih lanjut lagi
Orang Jepang saat di dalam kendaraan umum / sedang menunggu, biasanya akan diam sambil membaca buku, majalah / koran. Tetapi masyarakat Indonesia akan berbincang-bincang apabila ada waktu luang
Buku "Balada Gathak Gathuk" - Sujiwo Tejo
Buku "Balada Gathak Gathuk" karya Sujiwo Tejo
Penerbit Bentang
Kita memiliki banyak masalah bukan karena semata orang jahat itu banyak, tapi juga karena orang-orang baik yang ada hanya diam & mendiamkan kejahatan terjadi
Kerap kali dalam tradisi dakwah di Jawa, ada satu tahap tersukar untuk menjadi kiai, ialah mendiamkan dunia berlangsung apa adanya, tanpa tanya ini-itu, apalagi main larang ini-itu
Kitab Serat Centhini, 12 jilid, 3500 halaman, bicara tentang ajaran agama, kuliner, pertanian, sampai urusan primbon (horoskop) & adat istiadat
Minta maaf karena disuruh minta maaf itu sudah bukan minta maaf lagi. Itu cuma karena malas ribut saja
Ilmu Padi makin berisi makin tunduk, sudah kuno, pakailah ilmu kondom, makin berisi makin tegak, tetapi tegaknya untuk kebahagiaan bersama
Pandawa lima itu melambangkan panca indra. Dua lagi tambahannya Dewi Kunthi & istri Pandawa, Dewi Drupadi, yang melambangkan indra keenam & naluri
Baladewa, Kresna, & Subadra, ketiganya menengarai putih, hitam, & kuning; cipta, rasa, & karsa
Sebut Lesmana di Ramayana maupun Bhisma di Mahabharata, menjomlokan diri karena pilihan hidupnya. Jomblo zaman sekarang lantaran ingin menghindar dari tanggung jawab sebagai suami/ sebagai istri
Hidup mbok dijalani saja, ndak usah dipikir-pikir. Kesenangan yang tulus tak perlu dipilah-pilah ke dalam senang dari segi apanya saja. Senang, ya, senang saja. Ndak usah dipikir kenapa, kok bisa senang
seeing is believing, mendatangi suatu tempat & mengalaminya sendiri jauh lebih bikin kita yakin ketimbang cuma membaca / mendengarnya lewat media massa
Penerbit Bentang
Kita memiliki banyak masalah bukan karena semata orang jahat itu banyak, tapi juga karena orang-orang baik yang ada hanya diam & mendiamkan kejahatan terjadi
Kerap kali dalam tradisi dakwah di Jawa, ada satu tahap tersukar untuk menjadi kiai, ialah mendiamkan dunia berlangsung apa adanya, tanpa tanya ini-itu, apalagi main larang ini-itu
Kitab Serat Centhini, 12 jilid, 3500 halaman, bicara tentang ajaran agama, kuliner, pertanian, sampai urusan primbon (horoskop) & adat istiadat
Minta maaf karena disuruh minta maaf itu sudah bukan minta maaf lagi. Itu cuma karena malas ribut saja
Ilmu Padi makin berisi makin tunduk, sudah kuno, pakailah ilmu kondom, makin berisi makin tegak, tetapi tegaknya untuk kebahagiaan bersama
Pandawa lima itu melambangkan panca indra. Dua lagi tambahannya Dewi Kunthi & istri Pandawa, Dewi Drupadi, yang melambangkan indra keenam & naluri
Baladewa, Kresna, & Subadra, ketiganya menengarai putih, hitam, & kuning; cipta, rasa, & karsa
Sebut Lesmana di Ramayana maupun Bhisma di Mahabharata, menjomlokan diri karena pilihan hidupnya. Jomblo zaman sekarang lantaran ingin menghindar dari tanggung jawab sebagai suami/ sebagai istri
Hidup mbok dijalani saja, ndak usah dipikir-pikir. Kesenangan yang tulus tak perlu dipilah-pilah ke dalam senang dari segi apanya saja. Senang, ya, senang saja. Ndak usah dipikir kenapa, kok bisa senang
seeing is believing, mendatangi suatu tempat & mengalaminya sendiri jauh lebih bikin kita yakin ketimbang cuma membaca / mendengarnya lewat media massa
Pawiro Taruno Clan
Pawiro Taruno - Seniyem
Paneron - ... - Sri
Pawardi
Kastono - Winarni X - Ponirah
Kasminah - Budi Prayitno X - Sarwono
Yuli
Siti
_Landung Bagus Yuwono
Danang Dwi Priyo Waluyo Jati
Retno Tri Winarsih
_Teddy Rakasiwi
Chandra Sanjaya
Bramantio Arya Gading Saputra
Paneron - ... - Sri
Pawardi
Kastono - Winarni X - Ponirah
Kasminah - Budi Prayitno X - Sarwono
Yuli
Siti
_Landung Bagus Yuwono
Danang Dwi Priyo Waluyo Jati
Retno Tri Winarsih
_Teddy Rakasiwi
Chandra Sanjaya
Bramantio Arya Gading Saputra
Sabtu, 06 Januari 2018
Novel "Sang Nyai 1" - Budi Sardjono
Novel "Sang Nyai 1" karya Budi Sardjono
Penerbit DIVA Press
Baju surjan lurik warna hijau lumut dengan garis-garis hitam memanjang. Di atas kepalanya bertengger belangkon. Di pinggangnya terselip sebilah keris pemberian dari Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono
-Jajaran abdi dalem Keraton Yogyakarta
-Caranya mengenakan kain itu disebut model Turuk Nantang!
-Tidak sesuai dengan tata krama orang Jawa
Nyai Gadung Melati dipercaya tinggal di hutan Merapi, Ia diberi tugas oleh Kiai Sapu Jagad untuk menjaga kelestarian hutan di sekitar Merapi
Intinya ziarah, tirakat, laku prihatin, memohon kepada Sang Pencipta agar mau mengabulkan permohonan
Hanya orang-orang yang punya kelebihan akan dipanggil romo. Kalau di lingkungan keraton, hanya anak-anak raja yang mendapat panggilan gusti. Untuk kerabat lain, paling tinggi dipanggil kanjeng, sering juga romo kanjeng
Untuk variasi hidup, agar hidup ini tidak monoton. Zaman sekarang, segala sesuatu mudah membuat kita bosan, kalau tidak pandai-pandai mencari variasi kehidupan, kita gampang stress
Begitulah cara orang Jawa niteni perilaku ... Dengan ilmu titen, mereka lalu membentuk apa yang dinamakan kearifan lokal
-Jamur tlethong. Jamur yang tumbuh di kotoran sapi/ kerbau. Bisa membuat yang makan teler berhari-hari
-Kami menyebut dengan nama Kiai Petruk. Ada juga yang menyebut Eyang Petruk/ Mbah Petruk
Karena orang Jawa itu sebenarnya senang dibohongi. Karena senang dibohongi, maka para penguasa keraton memerintahkan para pujangga untuk merangkai cerita yang menarik. Contohnya, cerita Nyai Roro Kidul
Nyai Roro Kidul hanya dipakai untuk menakut-nakuti rakyat saja. Biar rakyat tidak berani melawan raja, Sebab sang raja itu kekasihnya Nyai Roro Kidul, rajanya makhluk halus
Bersama dengan Mangkunegaran dan Pakualaman, Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta disebut catur sagotrah. Sama-sama pewaris Mataram yang didirikan oleh Panembahan Senapati
Satu lembar kain batik motif sido mukti, satu lembar motif parang rusak, satu lembar motif kembang gadung, satu lembar motif burung hong
Hati lebih pada rasa, naluri dan bisa bersifat pribadi. Sedang kepala penuh perhitungan matematis
Kotak kayu ukir motif naga dan kembang melati, isinya kebaya brokat warna hijau gadung, kain batik motif sido mukti, ulos/ selendang dari Batak
Penerbit DIVA Press
Baju surjan lurik warna hijau lumut dengan garis-garis hitam memanjang. Di atas kepalanya bertengger belangkon. Di pinggangnya terselip sebilah keris pemberian dari Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono
-Jajaran abdi dalem Keraton Yogyakarta
-Caranya mengenakan kain itu disebut model Turuk Nantang!
-Tidak sesuai dengan tata krama orang Jawa
Nyai Gadung Melati dipercaya tinggal di hutan Merapi, Ia diberi tugas oleh Kiai Sapu Jagad untuk menjaga kelestarian hutan di sekitar Merapi
Intinya ziarah, tirakat, laku prihatin, memohon kepada Sang Pencipta agar mau mengabulkan permohonan
Hanya orang-orang yang punya kelebihan akan dipanggil romo. Kalau di lingkungan keraton, hanya anak-anak raja yang mendapat panggilan gusti. Untuk kerabat lain, paling tinggi dipanggil kanjeng, sering juga romo kanjeng
Untuk variasi hidup, agar hidup ini tidak monoton. Zaman sekarang, segala sesuatu mudah membuat kita bosan, kalau tidak pandai-pandai mencari variasi kehidupan, kita gampang stress
Begitulah cara orang Jawa niteni perilaku ... Dengan ilmu titen, mereka lalu membentuk apa yang dinamakan kearifan lokal
-Jamur tlethong. Jamur yang tumbuh di kotoran sapi/ kerbau. Bisa membuat yang makan teler berhari-hari
-Kami menyebut dengan nama Kiai Petruk. Ada juga yang menyebut Eyang Petruk/ Mbah Petruk
Karena orang Jawa itu sebenarnya senang dibohongi. Karena senang dibohongi, maka para penguasa keraton memerintahkan para pujangga untuk merangkai cerita yang menarik. Contohnya, cerita Nyai Roro Kidul
Nyai Roro Kidul hanya dipakai untuk menakut-nakuti rakyat saja. Biar rakyat tidak berani melawan raja, Sebab sang raja itu kekasihnya Nyai Roro Kidul, rajanya makhluk halus
Bersama dengan Mangkunegaran dan Pakualaman, Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta disebut catur sagotrah. Sama-sama pewaris Mataram yang didirikan oleh Panembahan Senapati
Satu lembar kain batik motif sido mukti, satu lembar motif parang rusak, satu lembar motif kembang gadung, satu lembar motif burung hong
Hati lebih pada rasa, naluri dan bisa bersifat pribadi. Sedang kepala penuh perhitungan matematis
Kotak kayu ukir motif naga dan kembang melati, isinya kebaya brokat warna hijau gadung, kain batik motif sido mukti, ulos/ selendang dari Batak
Peta Wilayah Indonesia
Provinsi Bangka Belitung
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Kota Bekasi
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Purworejo
Kota Yogyakarta
Kota Surakarta (Solo)
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Kota Bekasi
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Purworejo
Kota Yogyakarta
Kota Surakarta (Solo)
Novel "Sirkus Pohon" - Andrea Hirata
Novel "Sirkus Pohon" karya Andrea Hirata
Penerbit Bentang
-Fiksi, cara terbaik menceritakan fakta-Andrea Hirata
-Pohon mengkudu, sahabat rakyat itu, buruk rupa buahnya, mengerikan rasanya, tetapi, besar faedahnya
-Seperti pegawai negeri umumnya, dia kalem, berjalan tegak, tersenyum santai, tapi jaga wibawa
Usia 28 tahun, status belum kawin, pekerjaan kuli serabutan. Kenyataannya, aku adalah bujang lapuk dan pengangguran, yang kedua-duanya tidak terselubung, tapi terang benderang macam matahari bulan Juni
Manusia paling pemalas. Kemalasannya bisa dilihat dari caranya berjalan, caranya duduk, caranya memandang, caranya bernafas. Dia seperti tak punya kemauan. Hidup untuk menunggu mati saja
Kemauan adalah segala-galanya, dalam hidup ini. Tanpa kemauan, orang tak dapat terkejut, tak dapat curiga, tak dapat iri, tak dapat cemburu, tak dapat gembira, mellow dan golput
Lelaki itu harus bekerja tetap! Harus punya pekerjaan tetap yang berwibawa! Lelaki itu bekerja di kantor desa, di restoran, di pabrik, ada jam kerjanya, ada seragamnya, gajinya tetap per bulan, ada naik pangkatnya, ada mandor yang memarahinya, masuk kerja pukul 07.00, pakai sepatu!
Seribu alasan tak cukup bagi seorang perempuan untuk menyukai seorang lelaki. Namun, satu alasan saja lebih dari cukup bagi seorang lelaki untuk tergila-gila kepada seorang perempuan
Besar seperti pintu dan pemalas. Dia hanya bergerak jika digerakkan
Tuhan menciptakan tangan seperti tangan adanya, kaki seperti kaki adanya, untuk memudahkan manusia bekerja
Kerja serabutan, selalu belansak tak punya uang, tidur menggelimpang-gelimpang sembarangan, tak ubahnya gelandangan
-Jika kau undang setan, setan akan datang dengan kawan-kawannya
-Mencari kerja bagiku sama susahnya dengan mencari jarum dalam tumpukan jerami dan jarumnya tak ada
-Orang yang selalu siap bekerja, bangun pagi, let's go!
-Sudah dapat kerja tetap, lebih tetap daripada matahari terbit
Kata mandor berarti disiplin, organisasi, pengaturan orang-orang, suatu pengawasan, suatu ketertiban, suatu usaha bersama untuk mencapai tujuan, suatu cara modern dalam bekerja, berhubungan dengan hakikinya seorang lelaki bekerja
Suaranya menggelegar berwibawa karena tak mungkin mengendalikan banyak kuli kasar dengan suara yang kecil terpencil, mandor yang tidak suka marah-marah adalah mandor yang kurang baik, siap seratus persen bekerja dan siap mental untuk disumpah-sumpahi mandor yang galak itu
Jiwa artistik membuat mereka mampu melihat sisi-sisi indah dari sesuatu.
Jiwa berani membuat mereka selalu berbesar hati.
Jiwa menghargai, membuat mereka memendam mimpi besar untuk menciptakan suatu karya.
Tak ada yang lebih menyenangkan daripada berdekatan dengan orang-orang yang punya mimpi besar
Mereka diremehkan, dimarahi, dijatuhkan, dihina, dituding, disisihkan, dikucilkan, diabaikan, diusir, dibuang, terkilir, tergencet, tertungging, terjerembab, terempas, terkapar, tertusuk, terpukul, terluka, menangis, tapi mereka tak berhenti sampai berhasil
Mereka adalah para penakluk rasa sakit yang selalu dicekam hukum pertama bumi: gravitasi, selalu menjatuhkan! Namun, mereka memegang teguh hukum pertama manusia: elevasi, selalu bangkit kembali!
Ibu Bos menginspirasiku untuk berani bermimpi. Kata-katanya waktu mewawancaraiku dahulu, "bangun pagi, let's go!", kupegang sebagai moto baru hidupku
-Harapan yang ternyata hanya khayalan dan impian yang ternyata hanya tipuan
-Jika kita memilih jalan hidup sesuai panggilan hati, cobaan apa pun dapat diatasi
-Dewasa ini fakta lebih aneh daipada fiksi
Pertemuan, orang-orang selalu bertemu karena suatu alasan. Pertemuanlah yang membentuk lingkaran-lingkaran nasib manusia
Benar kalimah kuno orang Melayu: pohon tumbuh senapas. Maksudnya, laksana rambut, pohon tumbuh setiap tarikan napas
Basa-basi sudah tak zaman. Basa-basi adalah sepupu munafik. Pepatah diam itu emas sudah tak laku! Pepatah itu hanya cocok untuk orang lemah syahwat. Pepatah masa kini adalah bicara itu berlian!
Meski jauh tinggi diterbangkan harapan, lalu babak belur diempaskan kegagalan, takkan pernah dia berhenti mencarinya
Hanya merepotkan pemerintah! Orang macam kau ni jadi beban negara! Orang macam ku membuka lapangan kerja untuk membantu pemerintah yang tak becus ni!
Meski pahit, kita harus belajar menghadapi kenyataan ini. Telah tiba saatnya mengalihkan perhatian pada hal lain, terus bekerja, terus berusaha mencari nafkah
Pohon biasa, yang terbelenggu pada bumi dan patuh pada hukum matahari. Sama sekali tidak keramat. Kesaktiannya tak lain harapan palsu yang disubur-suburkan orang-orang syirik lemah iman
Penerbit Bentang
-Fiksi, cara terbaik menceritakan fakta-Andrea Hirata
-Pohon mengkudu, sahabat rakyat itu, buruk rupa buahnya, mengerikan rasanya, tetapi, besar faedahnya
-Seperti pegawai negeri umumnya, dia kalem, berjalan tegak, tersenyum santai, tapi jaga wibawa
Usia 28 tahun, status belum kawin, pekerjaan kuli serabutan. Kenyataannya, aku adalah bujang lapuk dan pengangguran, yang kedua-duanya tidak terselubung, tapi terang benderang macam matahari bulan Juni
Manusia paling pemalas. Kemalasannya bisa dilihat dari caranya berjalan, caranya duduk, caranya memandang, caranya bernafas. Dia seperti tak punya kemauan. Hidup untuk menunggu mati saja
Kemauan adalah segala-galanya, dalam hidup ini. Tanpa kemauan, orang tak dapat terkejut, tak dapat curiga, tak dapat iri, tak dapat cemburu, tak dapat gembira, mellow dan golput
Lelaki itu harus bekerja tetap! Harus punya pekerjaan tetap yang berwibawa! Lelaki itu bekerja di kantor desa, di restoran, di pabrik, ada jam kerjanya, ada seragamnya, gajinya tetap per bulan, ada naik pangkatnya, ada mandor yang memarahinya, masuk kerja pukul 07.00, pakai sepatu!
Seribu alasan tak cukup bagi seorang perempuan untuk menyukai seorang lelaki. Namun, satu alasan saja lebih dari cukup bagi seorang lelaki untuk tergila-gila kepada seorang perempuan
Besar seperti pintu dan pemalas. Dia hanya bergerak jika digerakkan
Tuhan menciptakan tangan seperti tangan adanya, kaki seperti kaki adanya, untuk memudahkan manusia bekerja
Kerja serabutan, selalu belansak tak punya uang, tidur menggelimpang-gelimpang sembarangan, tak ubahnya gelandangan
-Jika kau undang setan, setan akan datang dengan kawan-kawannya
-Mencari kerja bagiku sama susahnya dengan mencari jarum dalam tumpukan jerami dan jarumnya tak ada
-Orang yang selalu siap bekerja, bangun pagi, let's go!
-Sudah dapat kerja tetap, lebih tetap daripada matahari terbit
Kata mandor berarti disiplin, organisasi, pengaturan orang-orang, suatu pengawasan, suatu ketertiban, suatu usaha bersama untuk mencapai tujuan, suatu cara modern dalam bekerja, berhubungan dengan hakikinya seorang lelaki bekerja
Suaranya menggelegar berwibawa karena tak mungkin mengendalikan banyak kuli kasar dengan suara yang kecil terpencil, mandor yang tidak suka marah-marah adalah mandor yang kurang baik, siap seratus persen bekerja dan siap mental untuk disumpah-sumpahi mandor yang galak itu
Jiwa artistik membuat mereka mampu melihat sisi-sisi indah dari sesuatu.
Jiwa berani membuat mereka selalu berbesar hati.
Jiwa menghargai, membuat mereka memendam mimpi besar untuk menciptakan suatu karya.
Tak ada yang lebih menyenangkan daripada berdekatan dengan orang-orang yang punya mimpi besar
Mereka diremehkan, dimarahi, dijatuhkan, dihina, dituding, disisihkan, dikucilkan, diabaikan, diusir, dibuang, terkilir, tergencet, tertungging, terjerembab, terempas, terkapar, tertusuk, terpukul, terluka, menangis, tapi mereka tak berhenti sampai berhasil
Mereka adalah para penakluk rasa sakit yang selalu dicekam hukum pertama bumi: gravitasi, selalu menjatuhkan! Namun, mereka memegang teguh hukum pertama manusia: elevasi, selalu bangkit kembali!
Ibu Bos menginspirasiku untuk berani bermimpi. Kata-katanya waktu mewawancaraiku dahulu, "bangun pagi, let's go!", kupegang sebagai moto baru hidupku
-Harapan yang ternyata hanya khayalan dan impian yang ternyata hanya tipuan
-Jika kita memilih jalan hidup sesuai panggilan hati, cobaan apa pun dapat diatasi
-Dewasa ini fakta lebih aneh daipada fiksi
Pertemuan, orang-orang selalu bertemu karena suatu alasan. Pertemuanlah yang membentuk lingkaran-lingkaran nasib manusia
Benar kalimah kuno orang Melayu: pohon tumbuh senapas. Maksudnya, laksana rambut, pohon tumbuh setiap tarikan napas
Basa-basi sudah tak zaman. Basa-basi adalah sepupu munafik. Pepatah diam itu emas sudah tak laku! Pepatah itu hanya cocok untuk orang lemah syahwat. Pepatah masa kini adalah bicara itu berlian!
Meski jauh tinggi diterbangkan harapan, lalu babak belur diempaskan kegagalan, takkan pernah dia berhenti mencarinya
Hanya merepotkan pemerintah! Orang macam kau ni jadi beban negara! Orang macam ku membuka lapangan kerja untuk membantu pemerintah yang tak becus ni!
Meski pahit, kita harus belajar menghadapi kenyataan ini. Telah tiba saatnya mengalihkan perhatian pada hal lain, terus bekerja, terus berusaha mencari nafkah
Pohon biasa, yang terbelenggu pada bumi dan patuh pada hukum matahari. Sama sekali tidak keramat. Kesaktiannya tak lain harapan palsu yang disubur-suburkan orang-orang syirik lemah iman
Bangunan-bangunan di Indonesia
Tugu Jogja (D. I. Yogyakarta)
Jembatan Ampera (Sumatera Selatan)
Masjid Baiturrahman (D.I. Aceh)
Pura Bedugul (Bali)
Candi Borobudur (Jawa tengah)
Tugu Monas, Monumen Nasional (DKI Jakarta)
Jam Gadang (Sumatera Barat)
Jembatan Ampera (Sumatera Selatan)
Masjid Baiturrahman (D.I. Aceh)
Pura Bedugul (Bali)
Candi Borobudur (Jawa tengah)
Tugu Monas, Monumen Nasional (DKI Jakarta)
Jam Gadang (Sumatera Barat)
Langganan:
Komentar (Atom)



















