Kamis, 07 Maret 2024

Sejarah Eropa

Dari kuno hingga modern

* Peradaban Eropa Kuno
- Yunani Kuno
- Romawi Kuno

* Abad Pertengahan
- Dominasi gereja
- Islam di Eropa
- Perang Salib
- Reformasi gereja

* Masa Renaisans dan Humanisme

* Zaman Baru
- Masa Revolusi Industri
- Revolusi Prancis
- Era Penjajahan Samudra
- Kolonialisme dan Imperialisme bangsa- bangsa Eropa

* Eropa Modern
- Perang Dunia I
- Perang Dunia II
- Uni Eropa

_

Sejarah Eropa dibagi atas lima periode, yaitu
1. Peradaban Eropa Kuno
2. Eropa pada abad pertengahan
3. Masa Renaissance dan Humanisme
4. Eropa Zaman Baru
5. Sejarah Eropa Modern

Sejarah Eropa Kuno membahas tentang asal mula kemunculan dan perkembangan peradaban Eropa Kuno dengan fokus pembahasan pada peradaban Yunani dan Romawi.

Sejarah Eropa abad pertengahan, membahas mengenai keadaan Eropa setelah runtuhnya Romawi.
Periode ini sering disebut dengan zaman kegelapan di Eropa karena besarnya pengaruh gereja di segala bidang kehidupan masyarakat Eropa.

Sejarah Eropa zaman Renaissance dan Humanisme membicarakan mengenai mulainya masyarakat Eropa menemukan jati dirinya dan tata cara kehidupan masyarakat Eropa pada masa Yunani dan Romawi.

Sejarah Eropa Baru membicarakan kemajuan- kemajuan yang dicapai bangsa- bangsa eropa setelah revolusi industri.

Sejarah Eropa Modern, membicarakan tentang perkembangan bangsa eropa pada masa Perang Dunia I dan Perang Dunia II, Perang Dingin dan dampaknya, serta pembentukan Uni Eropa.

_

Kebudayaan Eropa Kuno didominasi oleh dua kebudayaan, yaitu Romawi dan Yunani.
Dua kebudayaan ini dianggap sebagai kebudayaan yang mempunyai peradaban tinggi pada zaman itu.

Peradaban Pulau Kreta.
Pulau Kreta adalah awal perkembangan kebudayaan di Yunani dan Romawi.
Terletak di tengah- tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia.

Setelah runtuhnya peradaban Pulau Kreta, sejarah Eropa Kuno berkembang di daratan Yunani.

Yunani memiliki sistem pemerintahan desentralisasi karena tiap- tiap polis mengembangkan sistem pemerintahan masing- masing.
Sistem pemerintahan dari dua polis terkemuka di Yunani, yaitu Sparta dan Athena dengan konstitusi yang berbeda.

Polis yaitu sebuah kota yang terbentang sebagai pusat kota dengan daerah pedesaan di sekitarnya.
Pada hakikatnya adalah sebuah negara kecil yang merdeka.

Sistem pemerintahan Sparta yang militeristis mengutamakan latihan kemiliteran dan disiplin yang keras bagi masyarakat.

Pemerintahan Athena memberikan jaminan kepada warganya dan menghapuskan perbudakan.
Warga difokuskan untuk kemajuan seni, teknologi dan filsafat.
Menerapkan sistem demokrasi.

Athena menghasilkan banyak filsuf, seperti Sokrates, Plato, Aristoteles (murid Plato).

Tepatlah ungkapan Sokrates yang menyatakan "Bila anda ingin menemukan orang kuat pergilah ke Sparta, tetapi bila anda ingin menjumpai orang pintar dan bijak, datanglah ke Athena.

Kepercayaan bangsa Yunani Kuno adalah Politeisme.
Dewa tertinggi adalah Dewa Zeus, sumber kesusilaan, pelindung dan pencipta keadilan.
Dewa- dewa lainnya adalah Ares (dewa perang),
Apollo (dewa kesenian)
Pallas Athena (dewi pengetahuan)
Aphrodite (dewi kecantikan)
Hermes (dewa perdagangan)
Poseidon (dewa laut)
Artemis (dewa perburuan).
Menurut kepercayaan Yunani Kuno, para Dewa bersemayam di bukit Olympus.

Peradaban Romawi Kuno diawali dengan lahirnya kota Roma.

Bangsa Romawi mampu mengorganisasi kekuatan militernya dengan rapi.
Istilah- istilah yang digunakan itu masih dikenal dalam dunia militer hingga sekarang misalnya legiun, divisi, kavaleri, infantri.
Semangat bela negara yang disebut patria protesta ditanamkan sedini mungkin dalam diri warga negaranya.
Berkembang menjadi kata patriot yang dikenal di Indonesia.



Wahjudi djaya, 2012, Sejarah eropa: Dari eropa kuno hingga eropa modern, Yogyakarta: Penerbit ombak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar