Minggu, 08 Juli 2018

Buku "Spiritual Journey: pemikiran & permenungan Emha Ainun Nadjib" - Prayogi R. Saputra

Buku "Spiritual Journey: pemikiran & permenungan Emha Ainun Nadjib" karya Prayogi R. Saputra
Penerbit Kompas


Jika seseorang memiliki kehendak, maka seluruh alam semesta akan membantunya mewujudkan kehendaknya itu

Jika seseorang melihat dirinya tidak bisa hidup kaya tanpa korupsi, insya Allah pada suatu ketika dia adalah adalah seorang yang bermental korup
-Jika seseorang melihat hidup ini sulit, mencari rezeki halal juga sulit, maka insya Allah itulah yang akan terjadi
-Jika seseorang yakin bahwa Allah akan menepati janji-Nya bahwa "Aku akan mencukupi kehidupan hamba-Ku" maka insya Allah, Allah juga akan mencukupi kehidupannya dengan cara-Nya yang bahkan tidak masuk akal manusia yang kerdil

Shalat itu primer tapi bukan tujuanmu. Shalat hanya cara untuk mendekatkanmu kepada Tuhan. Dan kita punya banyak alat untuk tujuan itu. Ada shalat, zakat, puasa, dsb. Ada musik, fisika, politik, dan segala macam

Penguak rahasia itu kalau dalam tasawuf dinamakan kasyiful hijab. Kalau dalam sains namanya penelitian. kalau dalam teknologi/ kesenian namanya inovasi. Mencari sesuatu yang baru

Dark energy, belum bisa mendeteksinya secara langsung tapi bisa merasakan kehadirannya

Majelis Dzikir= Ustaz Arifin Ilham
Pengajian Wisata Hati= Ustaz Yusuf Mansyur
Pengajian Daarut Tauhid= Abdullah Gymnastiar

Maiyah= Maiyatullah (bahasa Arab)= bersama Allah

Pengajian Padhangmbulan (Jombang)
Mocopat Syafaat (Yogya)
Papperandang Ate (Mandar)
Idza ja di Ende (Flores)
Bangbangwetan (Surabaya)
Gambang Syafaat (Semarang)
Kenduri Cinta (Jakarta)
Obor Illahi (Malang)

Daya tahan manusia terhadap informasi langit sangat pendek. Sehingga dalam waktu yang tidak lama, Allah merasa perlu segera menurunkan nabi kembali. Begitu nabi itu meninggal, maka umatnya sudah kembali kepada kesesatan, & Allah kembali berinisiatif memberinya nabi. Sedemikian besar cinta Allah kepada manusia hingga Dia tidak tega jika manusia berlama-lama berada dalam kesesatan

Ini pengajian padhang mbulan sudah merupakan alasan yang cukup untuk menangkap Emha Ainun Nadjib. Banyak orang menuduh Emha Ainun Nadjib sebagai orang yang dipelihara oleh Pak Harto untuk mengkritiknya, untuk menyeimbangkan wacana. Kemungkinan kedua, Pak Harto sungkan kepada Emha
-Pak Harto pernah berpesan kepada anak-anaknya, "Hati-hatilah kepada Cak Nun, sebab, dia satu-satunya tokoh nasional yang tidak pernah minta cadong kepadaku"

Shalawat adalah kunci utama segitiga cinta antara manusia, Rasulullah, & Allah.
Premis 1= Allah mencintai manusia yang mencintai kekasih-Nya
Premis 2= Rasulullah Muhammad adalah kekasih Allah
Kesimpulan= Allah mencintai manusia yang mencintai Muhammad

Jibril memarahi Musa, "Biarkan saja, itu cara dia mencintai Allah. Mungkin bagi dia itu cara terbaik untuk mengungkapkan cintanya. Kalau caranya berbeda dengan apa yang saudara pahami, belum tentu itu salah, Allah mahaluas ilmu-Nya. Beliau bisa menilai ketulusan hati manusia"

Bukan identitas yang akan membawamu ke surga, namun perilakumu, biarpun identitasmu Islam, tapi jika perilakumu tidak memenuhi syarat administrasi untuk masuk surga, tetap tidak bisa. Rasulullah juga tidak akan tahu apa itu organisasi Islam apapun itu di dunia ini. Maka tempatkan organisasi itu sebagai aktivitasmu, alat perjuanganmu. Bukan sebagai agamamu

Orang Islam itu tujuan hidupnya merohanikan karena rohani itu lebih dekat dengan Cahaya Allah. Sementara kapitalis tujuannya adalah menjasmanikan, sementara menjasmanikan sangat dekat dengan memberhalakan

Sisihkan uang sebagai infak untuk membuat hartanya abadi. Sedangkan yang tersisa untuk menjaga amanah Allah berwujud istri & anak-anak

Mukmin= orang yang memberikan rasa aman kepada semua manusia terhadap harta, darah & kehormatannya
-Muslim= orang yang menjamin bahwa sesam muslim & semua manusia akan selamat dari tangan & lidahnya (tidak akan menyakiti baik sesama muslim maupun orang lain di sekitarnya)
-Kafir= kafaro (menutup), orang yang menutup hatinya atas kebenaran Allah

Manusia wajib= manusia yang keberadaannya harus ada di tengah-tengah masyarakat
-Manusia sunnah= manusia yang lebih baik ada di masyarakat, namun jika tidak ada juga tidak apa-apa
-Manusia haram= manusia yang keberadaannya di tengah-tengah masyarakat justru akan membuat masalah. Lebih baik jika tidak ada

Jika pada orang shalat, dunia di belakangnya. Pada orang berzakat, dunia di sisinya, namun sebagian ia pilah untuk dibuang. Sementara pada orang berpuasa, dunia ada di hadapannya, namun tak boleh dikenyamnya

Esensi puasa adalah pekerjaan menahan di tengah kebiasaan menumpahkan, atau mengendalikan di tengah tradisi melampiaskan dalam semua skala & aspek kehidupan

Doa yang lebih mudah dikabulkan itu bukan doa yang meminta/ menjilat, tapi orang yang berkomitmen untuk secara konsisten menyapa Tuhan

Jika ada seseorang yang sering berkunjung ke rumah saya, dia tidak memiliki keperluan apapun, namun hanya dengan tujuan bersilaturahmi ke rumah saya, lambat laun, karena sering ke rumah & melihatnya tulus, tidaklah saya punya inisiatif mengajaknya makan di restoran yang enak

Manusia boleh berobat kepada dokter, dukun, tabib, ponari/ siapapun asal dengan kesadaran memohon kepada-Ku

Cukup Allah saja. Karena surga & neraka tidak ada artinya jika Allah tidak ridha kepada seorang manusia

Manusia tanpa sifat menguasai sama dengan lemah & tidak akan berkembang. Sementara jika sifat itu tidak terkontrol juga akan berakibat menghancurkan

Buku "Slilit Sang Kiai" - Emha Ainun Nadjib

Buku "Slilit Sang Kiai" karya Emha Ainun Nadjib
Penerbit Mizan


-Taraf ana insan atau "aku manusia", terlalu disibukkan oleh ego eksistensialnya sebagai seseorang
-tahap ana abdullah atau "aku hamba Allah", membela jumlah kepatuhannya kepada Allah
-Khalifatullah bersikap demokratis pada seluruh anggota alam, seluruh hamba Allah

Orang-orang beriman kini makin diuji untuk menentukan apakah mereka lebih memilih "menghimpun pahala pribadi" ataukah "menyumbangkan diri bagi proses-proses sosial". Hal yang kedua bisa dirisikokan berkurangnya peluang yang pertama

Masyarakat sekitar memilih pola kearifan tertentu untuk memaafkannya dengan cara menganggapnya gila

-Kalau kau menjumpai kayu melintang di jalan, itu adalah perintah agar engkau menyingkirkannya
-Kalau engkau memperoleh uang, itu adalah perintah agar engkau menyerahkannya kepada siapapun yang membutuhkannya, sesudah dipakai tak kurang & tak lebih bagi kita sendiri

Kesadaran dak tentu membuat mereka tidak terlalu mabuk gembira jika memperoleh rezeki, serta tidak stress serius kalau ditimpa kemalangan

-Kalau makan & minum sekadar mubah atau halal, berarti manusia boleh tidak makan atau tidak minum, karena tidak wajib
-Kalau tak makan tak minum, berarti menghina Tuhan yang sudah capek-capek bikin badan kita, tidak memelihara amanah Tuhan, membunuh titipan Tuhan. Jadi makan-minum itu wajib.
-Kalau makan-minum dalam jumlah yang melebihi standar syarat kesehatan tubuh, hukumnya makruh
-Kalau makan-minum secara berlebihan dalam jumlah maupun "estetika makanan-nya", bisa haram hukumnya

Kejenuhan itu sendiri sunnatullah atau hukum alam. Tuhan mengizinkan kita untuk merasa jenuh pada saat-saat tertentu sebagai bagian dari peran kemanusiaan

Memiliki peluang ekonomi untuk bisa bersekolah sampai perguruan tinggi. Menjadi pandai & mampu mngelola kehidupan secara lebih rasional. Akan menang bersaing meniti karier melawan para tamatan sekolah menengah, para D.O, atau para non sekolah

Kalaupun ogah terlibat bekerja dalam jajaran birokrasi kekuasaan/ tempat-tempat lain yang anda perhitungkan secara sistemik mendukung kemapanan itu, bikin badan swadaya masyarakat

Kemiskinan adalah ekspor nonmigas yang subur bagi kelompok priayi pembebas rakyat dimana anda bisa bergabung (perusahaan swadaya masyarakat)

Kalau kehilangan pekerjaan, asap dapur akan terancam. Mbok, ya kalau tidak kerja itu, ya tetap punya duit gitu lho

Menyamakan persanggamaan dengan seks, seperti menyamakan sembahyang dengan Tuhan, atau perkawinan dengan kebahagiaan, atau nasi dengan rasa kenyang

Nasi hanya alat untuk mencapai kenyang. Kalau sudah sampai pada kenyang, nasi tak lagi diperlukan. Kalau sudah tiba di kebahagiaan, perkawinan tak dibutuhkan. kalau sudah tinggal di Tuhan, kendaraan sembahyang tak diperlukan, kalau sudah bersemayam di dalam seks, persanggamaan tak dibutuhkan

Ayam horn, jenis binatang yang bukan ciptaan "murni" Dewa Binatang, melainkan buah persilangan teknologis. tak diperlukan kehadirannya sebagai dirinya sendiri, melainkan sekadar untuk diperas telurnya serta disembelih

Jenis binatang yang menyebalkan. Terlalu manja, ringkih badan maupun jiwanya. Harus selalu enak makan, mudah diserang penyakit, tak mampu bertarung & gampang mati. Dengan satu sentuhan kecil, dari sesuatu yang asing, akan pingsan

Ayam kampung, yang suka bandel, terlalu spekulatif dalam cari makan, sehingga hari depan kurang terjamin. Padahal ayam horn, sungguh-sungguh tak tahan lapar, takut melarat & amat suka bersolek

Eksistensi ketela sudah luntur. Ketela bakar, godog, goreng, hanya berani muncul di kalangan masyarakat pinggiran, di lapisan yang ketinggalan zaman
-Untuk tampil di gedongan, di hotel-hotel/ perjamuan masyarakat "abad ini", ketela mengubah dirinya menjadi keripik, atau mencampurkan diri dengan unsur-unsur lain
-Ketela hanya "eksis" bila tak murni. Kalau masih murni, ketela hanya berani nongol di pojok-pojok jalan, di warung-warung kecil

Kutu-kutu lebih rajin membaca buku di banding dengan mahasiswa, juga dosen-dosennya. Perpustakaan bekerja amat santai, bahkan ada hari ketika perpustakaan menganggur sama sekali. Mahasiswa hanya konsumen komoditas eceran di pasaran ilmu. Waktu ke pasar mereka cukup membawa kantung telinga, otaknya disimpan dalam almari besi

Wahyu yang sesungguhnya dimaksud oleh Panembahan Senopati ialah kualitas intelektual, yang dijelmakan ke dalam wawasan sosial & kemampuan & keterampilan mengendalikan, agar dapat memonopoli kedudukan & status agar para pendekar di dusun tidak akan berani memimpikan kekuasaan, sebab mereka tidak akan memperoleh wahyu

Sistem persekolahan dipandangnya sebagai rumah pegadaian tempat anak-anak bangsa dihimpun untuk mengabdi kepada perusahaan peradaban yang seolah sengaja menghancurkan tetes demi tetes kemanusiaan

Tidak bekerja & memang memilih tidak membudakkan dirinya terhadap perusahaan ekonomi atau politik sekularistik apapun

Hubungan kami adalah hubungan pengertian & anjuran. Tidak seorangpun berhak menentukan diri saya, kecuali keyakinan saya sendiri. Tidak sebuah pihak pun berwenang mengatur langkah kaki saya, kecuali kesadaran perhitungan saya sendiri

Ketika seorang "wanita karier" menunda urusan cinta-mencinta, seolah-olah ia memiliki konsep bahwa cinta adalah sebuah bilik yang untuk sementara digembok saja dulu. Nanti kalau karier sudah mapan bisa dibuka kembali & lelaki idaman hati silahkan masuk
-Ketika para wanita terlibat dengan Dewa Asmara maka terganggulah mekanisme usahanya. Terbengkalailah usahanya. Terbengkalailah karier & perusahaannya

Berhenti dari kerakusan eksploitasi yang membunuh kemampuan alam

Sepolos guru sekolah dasar yang mengajari muridnya, "anak-anak, siapa penemu Amerika? Dijawabnya, Colombus! " Dan ruh berjuta-juta Indian yang dimusnahkan ke kubur oleh bangsa terbesar itu, menangis

Untuk alam hidup desa, yang baik, jujur & jowo. Jowo ini tentu saja bukan ras Jawa, melainkan suatu istilah untuk orang yang suka memberi

Orang Jepang justru berangkat dari sikap tradisional mereka kansen minpi, semacam ngabekti kepada atasan, sementara atasan dawuh kepada bawahan. Seperti struktur Gusti Kanjeng & Abdi Dalem & Kawula

Minggu, 13 Mei 2018

Kesalahan-kesalahan

PT SPN
telat mergo pindahan,
mesin dadi lecet
ra mangkat mergo loro weteng

Melia hotel
miss komunikasi, resik"i WC tapi ra resik"i room

Alfa
ninggal kunci ng njero

Sabtu, 17 Maret 2018

SMPN 9

-3 Tahun
Tika Mei Laraswati
Tri Laras Sakti
Titim Nur Hidayati

-2 Tahun
Samsul Fadli
Susilo
Very Rudiyanto (Nyi-nying. pepenk)
Unggul Heriadi
Yudhistira Doni Wicaksono
Winda Septanti
Waris Wuryati Ningsih
Tri Wahyuni (Patol)

SDN Sumbersari

Indri Supriyanto
Waris Wuryati Ningsih
Sudrajad Kurniawan Hasip
Ananto Rahnawan Putra (Heppy)
Ayunda
Arini Nuzul Purwaningrum
Devita Budi Astuti
Dhita Pramestya
Fitri Dia Saputri
Herlina Sukmawati Putri
Intan Kusumawardani
Friska Olivia Maharani
Irfan Lingga Alfandi (Midi)
Lilis Nur Kholis
Oktalia Putri Wulandari
Rima Mawarni
Ryan Pyegi Nursela (Yanto)
Ragil Alfian (Misrun)
Sri Rahayu Febrianingrum
Teddy Rakasiwi
Ulfa Hidayah
Yuni Wulandari
Yudith Maudia
Yunita Hermawati Putri

Eka Kartika Sari
Candra Adi Kurniawan (Usul)
Candra Bayu Setiawan (Usul)
Rochmat Komarudin
Rahyu Nugrahaningtyas

Dani
Prasetyo
Eka
Arum
Irwan (Pethuk)
Susi Susanti (encus)
Hari
Rani

Bu Ponidjah (class 1
Bu Kaswasis (2
Bu Marwiyatun (3 & 5
Bu Ida Astuti (4
Bu Minarni (6
Pak Rosyid (PAI
Pak Haryo (OR
Bu Suprih (OR
Pak Win (Penjaga
Pak C. H. Kristopo (KepSek

Hidup Berpindah-pindah

Ditakdirkan untuk menjadi orang Nomaden. hidup berpindah-pindah

1. Rumah Mbah Murah (dari lahir) (Dukuh Kembaran)
2. Rumah sendiri (Dukuh Juru Tengah) pindah waktu TK
3. #Kembali ke Rumah Mbah Murah (karena Bapak meninggal & rumah dijual)
4. Rumah Pakde Priyo
5. #Kembali ke rumah Mbah Murah (Mbah Murah ga betah di rumah Pakde Priyo)
6. Rumah Mbah Genthonk (ikut mamak)
7. #Kembali ke rumah Mbah Murah (Mbah Murah ga betah di Jakarta)
8. #Kembali ke rumah Mbah Genthonk (Mbah Murah meninggal)

- tinggal di rumah Bulik Ning (merantao kerja
- tinggal di rumah Mas Arie (merantao kerja. hampir 2 tahun

Sabtu, 03 Maret 2018

Bagian-bagian Flexible Packaging

Printing (2
Dry Laminasi (4) (Ex-tru, Solvent Free
Slitting (5
Bag Making (2
Packing

Permen Yupi, Roma kelapa, Tora bika, Mie gelas, Anget sari

Bolak balik merantau

1. Pas wayang prigi (4 days)
teko terminal Cibitung (pagi)
balik bekasi (making KTP, KK, SKCK
kerjo nang PT Wahyu Abadi (pay 2,5
daftar ISS
(september)

2. Go home pas nunggu 2 weeks ISS
bali teko terminal Kp. Rambutan (diapusi calo)
wis ngomong nek wes metu teko Alfamart, Chandra Kunjungan Industri
mbah Genthonk mulai stroke, pakde Panerun bali
dandan sanyo, ketemu pak Misrun (pakne Ragil)
back to Bekasi by train

3. Go home (2 weeks)
bar diamuk mas arie, bali teko terminal Bekasi Timur
barang-barang wes dikemasi ng kos
bali ono Sudar lampung
baline teko terminal Purworejo (Sinar Jaya)
training, PKL, reliefer dari TS Solution

4. Go home (Finish)
pindahan totalng deso, gowo motor via truk
(februari)

Pas balik kampung ndilalah bareng karo Mbah Genthonk sing mulai loro stroke. ketemu Pakde Panerun.
Bali sing ke-2 barengan karo sedulur teko Lampung (Sudar).
Balik kampung sing permanen. sekitar ge sewulan. bar pengetan tanggal kelairan.
Pakde Kakas Family ono masalah keluarga. terpaksa nemoni Pakde Priyo soal omah Mbah Murah

Panjangnya proses menjadi NASI

Derita wong Tani, merawat tanaman padi

-Ngekum pari/ tuku winih (bibit)
-Ngolah lemah/ nraktor
-Minggiri galengan
-Gawe sebaran
-Nyebar winih (bibit)
-Ndaut
-Tandur
-Matun
-Ngemes / Pupuk
-Matun pindho
-Ngileni banyu
-Panen
-Meme gabah
-Gilingke pari
-Ngliwet sego
-Madhang sego

Minggu, 04 Februari 2018

Buku "Ironi Pahlawan Devisa" - Jannes Eudes Wawa

Buku "Ironi Pahlawan Devisa" karya Jannes Eudes Wawa
Penerbit Kompas

Sepintas dapat dikatakan para TKI yang salah, sebab sekalipun berstatus ilegal, tetap ia bersedia dikirim ke luar negeri. Tetapi yang paling bersalah adalah aparat instansi terkait yang tidak pernah serius dalam bertindak, sehingga memungkinkan TKW untuk menoreh noda di negeri jiran

Berdasarkan ketentuan hukum Malaysia, setiap orang/ lembaga yang berada di wilayah tersebut dilarang melindungi pekerja/ pendatang ilegal. >> "Apabila berpatokan pada ketentuan hukum Malaysia, kami pun dalam posisi yang serba salah jika membela TKI ilegal. Tetapi, dengan dalih melindungi warga Indonesia, kami pun proaktif berjuang agar setiap TKI legal & ilegal diperlakukan manusiawi & hak-hak mereka pun jangan sampai diabaikan majikan

Ketika Pemerintahan Malaysia akan memberlakukan Undang-undang (UU) Imigrasi yang baru yang memiliki sanksi hukum yang lebih berat, termasuk dicambuk, ratusan ribu pekerja asing pun memulangkan diri ke negara asal masing-masing. Industri di Malaysia pun langsung lumpuh. Para pelaku bisnis di negara itu menjerit kekurangan tenaga kerja

Karena warga Malaysia cenderung memiliki pekerjaan yang aman & nyaman. Dalam seminggu hanya dua hari mereka bekerja, tapi itu pun hanya setengah hari. Hari-hari selanjutnya mereka minta cuti. Kalau memiliki mental seperti ini, kapan pekerjaan yang tengah dilakukan akan dituntaskan

Mereka (pekerja lokal) kurang optimal bekerja. Tanggung jawab cukup rendah & kurang jujur. Sebagian besar waktu dihabiskan untuk istirahat & bercakap-cakap dengan teman di kedai

Berdasarkan pengalaman sejumlah pengusaha Malaysia, posisi TKI khususnya di sektor perkebunan, rumah tangga & pertanian, agaknya sulit digantikan pekerja dari negara manapun. Alasannya terlalu banyak kesamaan baik budaya maupun bahasa, sehingga komunikasi para pekerja dengan majikan tidak mengalami hambatan yang berarti. Lagipula Indonesia & Malaysia masih serumpun

Kami sekarang sangat kewalahan. Karena itu, kami berharap tenaga kerja Indonesia tidak berlama-lama tinggal di Indonesia. Setelah memiliki paspor serta mendapatkan izin kerja, mereka segera masuk kembali ke Malaysia untuk bekerja di perusahaan kami. Saat ini semakin tidak mudah mendapatkan pekerja yang ulet, rajin, & berdedikasi tinggi seperti mereka

Buku "Centhini II, Tambangraras-amongraga" - Ngabei Ranggasutrasna, dkk

Buku "Centhini II, Tambangraras-amongraga" karya Ngabei Ranggasutrasna, dkk
Jilid II
Penerbit Balai Pustaka

Sastra Jendara itu adalah wujud sifat keselamatan Dewa Indra yang mengandung tabir rahasia selaku pengganti Hyang Wisesa

Sastra Cetha adalah kewaskitaan dalam hal kemanunggalan, jelas tidak ragu lagi akan asal mula hidup & menjadikan bebas di dunia artinya betul-betul yang dikhususkan di dunia

Tanpa hidup ini, tanpa hasil, susah seumur hidup. lebih baik tidak hidup. Manusia yang tidak sempurna hidupnya bagaikan makhluk tanpa tekad kemantapan hati

Sang Hyang Wisnu menjawab, "Hamba gunakan lahir & batin. batin sebagai manusia, lahir sebagai jin. Kemanusiaan hamba ini berasal dari nenek moyang sendiri. Oleh karena itu untuk kebatinan, karena laki-laki itu menjadi sarana yang mengadakan hidup. Adapun segi unsur jin hamba berasal dari nenek moyang wanita, karena Sang Hyang Nurcahya diambil menantu oleh raja jin"

Orang pandai akan kalah oleh orang yang cerdik. Orang cerdik kalah oleh orang yang tinggi kekuasaannya

Serba sulit menghadapinya bila mengikuti ajakan kemenakannya. Untuk memeluk Islam, beliau merasa malu, sebab seorang raja tidak teguh pada keyakinan & imannya

Permainan bermain kartu itu bukan pekerjaan untuk mencari untung, tetapi hanya sekedar untuk bersuka ria menyenangkan hati & sekedar kelengkapan bagi pejabat tinggi

Tumuli "segera, cepat", artinya lekas-lekas bila mengocok, membagi, membuang, & menerima kartu. Jangan sampai disuruh lawan, karena kelihatan tidak tanggap

Jika kalah jangan tampak cemas & sedih, kemudian marah. Jelek dipandang orang, roman muka pasti tampak gelap & masam, sedangkan jika menang jangan tampak gembira ria & tertawa tergelak-gelak, menimbulkan rasa tidak senang bagi lawan

Ki Ajar Sutikna berkata, "Ketika saya masih muda, sebelum menjadi penjudi, saya sangat nakal, bermain-main dengan wanita penjaja cinta, menjelajahi tanpa pilih-pilih. Hingga dapat mengetahui watak & tingkah laku wanita, mengetahui kemampuan diriku menghadapi wanita & mengetahui penyebab rasa senang, kecewa, & mengkal"

Jika kamu akan memilih wanita yang baik, pantas dijadikan istri, silakan merenungkan makna kata-kata bobot, bebet, bibit.
Bobot; memilih wanita sejati dilihat dari silsilah keturunan ayahnya,
Bebet; dipilih keturunan orang supudya (orang yang banyak harta benda),
Bibit; dipilih wanita yang baik parasnya & banyak kepandaiannya

Bila seseorang iri, benci & berbuat semena-mena harus mengucap "jabang bayi", supaya bila bayi itu kelak lahir jangan sampai cacad, semoga lahir dengan selamat

Kanjeng Sunan Giri Prapen yang melawan raja. Kemudian ditangkap, dibawa ke Mataram bersama istri, anak, & pengikutnya. Beliau mempunyai anak dari istri selir, anak tertua bernama Jayengresmi, adiknya Jayengsari & anak bungsu bernama Rancangkapti yang cantik

Jika selam berada di dunia selalu mengadakan pesta, selalu bersuka ria, bila meninggal dunia, jasmaninya akan busuk bercampur tanah, nyawanya menjadi Pengganggu, kemamang, mayat pocongan
-Bila melakukan bertapa, senang berpantang, mencegah keinginan makan, minum, jasmaninya akan ..., keras menjadi batu, nyawanya terbang melayang seperti sibur-sibur tidak bermata
-Bila gemar menahan keinginan untuk tidur, nyawanya menjadi setan, jin parahyangan
-Bila gemar bertapa & tidak bersanggama, mencegah sahwat, nyawanya menjadi dhanyang "hantu penjaga" smarakisma

Empat macam bentuk rumah; Joglo, Limasan, Kampung, & Mesjid

Kelahiran Selasa Kliwon, sudah menjadi kehendak Tuhan harus menikah dua kali, yang tidak menikah dua kali akan cerai mati.

Buku "Centhini I lanjutan

"Hamba Kalabanjar, di halaman alun-alun tempat tinggal hamba, barangkali hamba sering menyembunyikan anak-anak
-Kalaencer nama hamba, tempat hamba di perempatan jalan besar, menganggu orang naik kuda
-Kalajathok nama hamba, tempat tinggal hamba di pinggiran balai-balai pendapa, jika ada gangguan dari luar asalnya, hamba sanggup menolaknya

-Nama hamba Kalajangkung, tempat tinggal hamba di bagian balai-balai tempat kepala terletak, jika ada gangguan bisa dari atas hamba sanggup menolaknya
-Dewi Sri, "Apabila mulai menuai padi atau bilamana akan menaikkan padi ke lumbung, pakailah pakaian yang serba bersih berbau wangi-wangian, pilihlah hari & waktu yang baik. Buatlah selamatan jangan sampai ada yang tercecer. Jika tidak demikian, saya tidak lega hati."
-Nama saya Gumbreg, dewanya kerbau, kandangnya berilah sajen bunga. Apabila sakit di sudut barat laut kandang gantungkan kowong, di sudut tenggara gantungkan pelepah daun kelapa

-Nama saya Mariyi, dewanya ayam, jika akan disembelih, ucapkan "Kaki Mariyi, asuhanmu kusembelih untuk keperluan orang mempunyai hajat kerja. Mudah-mudahan bisa memberi berkat"
-Nama saya Tembalung, dewa babi hutan, orang yang empunya ladang & sawah, jika ingin saya jauhi, kencingilah saya. Tentu saya tidak mendekat
-Kandhabuwana berkata, "Hai kakanda Sapujagad, kau kupersilakan datang karena aku dimintai tolong oleh empunya rumah ini supaya menyapu bersih semua anak buah Kala yang angkara murka"

-Bertempat tinggal di sumur, bernama Kalalumut, tubuhnya tak bertulang hanya daging & kulit belaka, ia gagu & tuli, supaya berhati-hati jika pergi ke sumur, dilarang berbicara sambil bergurau, tidak senonoh
-Bernama Kalalumer, tubuhnya hanya terdiri atas kulit & daging, tempat tinggalnya di dapur, setiap hari / jika mempunyai kerja, buatkan sajen dari segala yang dimasak, sedikit saja

Raja Kresna segera mengambil bunga Wijayakusuma, kemudian melabuhnya ke samudra dengan berkata, "Hai Wijayakusuma, semoga kau tumbuh di samudra. Jadilah kelak sebagai bekal bagi raja yang dinobatkan memerintah seluruh Jawa!"

Hyang Narada berkata perlahan, "Duhai para raja anakku semuanya, ketahuilah bahwa saya ini ditugasi Hyang Suksma Luhung "Dewa Tertinggi" untuk mengambil Cakra serta panah Cundhamani. Keduanya sudah waktunya kembali ke sorga, karena anda semuanya hendak menuju ke kematian sempurna"

Suasana di Borobudur, Nurwitri berkata, "Ada gerobag ditarik gajah, pengendaranya mungkin raja, paling tidak itu pembesar, karena dipayungi, ada lagi perahu layar, konthing jungkung "perahu kecil-kecil". Ada yang naik gajah, diiringi oleh prajurit berjalan kaki, ada manusia bersayap, ada yang naik tandu joli, rupanya itu ada ceritanya, entahlah ketika zaman budha, cerita yang dikutip-kutip"

Ketika Raja Sri Jayabaya membuat gambar nenek moyang raja di atas daun tal. Mula-mula yang dilukis gambar Hyang Jagatnata seterusnya hingga yang disebut Bambang Parikenan. Setelah selesai gambar itu dinamakan wayang purwa

Buku "Centhini I, Tambangraras-amongraga" - Ngabei Ranggasutrasna, dkk

Buku "Centhini, Tambangraras-amongraga" karya Ngabei Ranggasutrasna, dkk
Jilid I
Penerbit Balai Pustaka

Raja Amarta Sri Darmawangsa, Sri Yudhistira, Wrekodara, Janaka serta Nakula & Sadewa, Dyah Drupadi, Wara Sumbadra, Dewi Kunti

Setelah enam ratus tahun lamanya, baru mendapat petunjuk Dewa, Yudhistira supaya bertapa di daerah Majapahit, di tengah hutan Glagahwangi

Sunan Lepen "Kalijaga" saat memasuki hutan Glagahwangi melihat seorang bertubuh tinggi besar, memancarkan sinar cahaya, ukurannya lipat tiga dari manusia sekarang, bulunya lebat, panjang, rambutnya gimbal, duduk di bawah pohon beringin. (Yudhistira)

Yudhistira menjawab, "Saya Yudhistira, dahulu berasal dari Amarta, tatkala zaman Budha, masih beragama Brahma"

"Ketika saya diwisuda menjadi Raja, lalu dianugerahi azimat oleh Dewa Tertinggi, namanya kalimasada, atau Pustakajamus. Azimat itu berada di tangan kanan, sudah sangat lama tangan saya tidak dapat turun serta tidak dapat terbuka"

Jangankan mengerti bunyi tulisan & isinya azimat, membuka saja takut. Karena sabda dewa hanya memerintahkan memakai sebagai azimat saja

Kanjeng Sunan Kali berkata "bahwa azimat ini disebut Pustakajamus, artinya "surat hitam bertuliskan putih", dinamakan Kalimasada maksudnya "Kalimah Syahadat" sebenarnya. Kalimah Syahadat sekarang sudah terlaksana dipakai & dianut oleh orang yang sudah memeluk agama Islam, juga disebut agama Rasul

Pada zaman purwa "dahulu" wali dapat disamakan para resi serta pendeta, jadi hormat anda cukup bersalaman saja

Yudhistira memberikan kanjeng Sunan, berisi keropak bergambar tiga tokoh wayang: pertama Sri Baladewa, kedua Raja Dwarawati, ketiga Arya Wrekodara

Ketiga gambar wayang ini terapkan pada punggung maesa danu "kerbau hutan", maksudnya kulit kerbau. Tanduk kerbau hendaknya dipakai ototnya, kulit kerbau dipakai tulangnya. Ceritakanlah lakon demi lakon supaya menjadi suri teladan bagi seluruh isi dunia

Bila membuat wayang dengan mata bentuk kedhondhongan "buah kedondong", berpola pada gambar wayang Prabu Baladewa raja Madura, jika dengan mata bentuk liyepan "kecil panjang" berpola pada gambar wayang Sri Kresna raja negeri Dwarawati. Jika dengan bentuk mata mentheleng sereng "tajam keras" menarik, berpola pada wayang ksatria di Jodhipati, Raden Arya Wrekodara, jika wayang raksasa/ danawa, dengan pola anjing menyeringai

Wali wolu tanah Jawa "delapan wali pulau Jawa":
1. Kanjeng Sunan Ngampelgadhing (Raden Rahmat)
2. Susuhunan Gunungjati (Sayid Jen), Cirebon
3. Sunan Ngudung (Syekh Sabil)
4. Sunan Giri Gajahpura
5. Sunan Bonang (Raden Makdum Ibrahim)
6. Sunan Bukit Majagung (Raden Ngalim Hurerah)
7. Sunan Drajat (Masakeh Mahmud)
8. Sunan Kalijaga (Raden Sahid)

Saat Hyang Kala bersandar pada pohon kamal "asam" yang rindang, ia kesengsem "terpesona", "Pohon ini kunamakan pohon asem "asam"."
-"Binatang apakah yang memakan ludahku ini?, kau kuangkat menjadi prajuritku, kunamakan Kalajengking, karena ekormu njengking "menungging"."
-"Binatang apa ini, melahap ludahku. Jadilah kau prajuritku. Kau menggigitku sampai abang "merah", kini kau bernama Kalabang "kala merah"."

Buku "Ramayana" - Sunardi D. M

Buku "Ramayana" karya Sunardi D. M
Penerbit Balai Pustaka

Kisah Ramayana merupakan lanjutan dari cerita wayang Arjuna Sasrabahu (Raja negeri Maespati)

Negeri Ayodya dahulu dikalahkan oleh Rahwana & raja Prabu Banaputra tewas, disusul tewasnya Bagawan Rawatmeja adik Prabu Banaputra, maka Dewi Sukasalya janda mendiang Bagawan Rawatmeja diperistri oleh Dasarata

Bagawan Jamadagni atau Ramabargawa yang dulu membunuh Prabu Arjuna Sasrabahu

Prabu Rahwana sangat sakti & memiliki aji-aji Pancasona yang membuatnya tidak dapat mati, yang dulu diterimanya dari Subali, begitu rubuh menyentuh tanah, ia hidup kembali

Bagawan Wisrawa (Raja Lokapala) + Dewi Sukesi = Rahwana, Kumbakarna, Sapakenaka, Raden Arya Wibisana/ Gunawan

Prabu Dasarata + Dewi Ragu/ Dewi Sukasalya = Ramabadra
-- + Dewi Kekayi = Barata
-- + Dewi Sumitra = Raden Lesmana, Raden Teruna

Dewi Rarasati istri Batara Brama
Dewi Kamaratih istri Batara Kamajaya

Rahwana + Dewi Tari (anak Batara Endra) = Raden Indrajit/ Arya Megananda
 -- + = Raden Trisirah, Raden Trikaya, Raden Dewantaka & Raden Saksadewa

Kumbakarna + Dewi Kiswani = Aswanikumba & Kumbakumba
Wibisana + Dewi Triwati = Raden Bisawarna & Dewi Trijata
Sarpakenaka + Karadusana, Trimurda

Resi Gotama + Retna Windradi = Retna Anjani, Raden Subali, Raden Sugriwa

Cupu Manik Astagina, dapat memperoleh apa saja yang dikehendaki di dunia ini, apa yang diinginkannya dapat keluar dari cupu itu

Subali & Sugriwa yang terjun ke dalam danau untuk mencari Cupu, segera berubah wujud menjadi kera, Retna Anjani sendiri mencuci mukanya dengan air danau menggunakan kedua telapak tangan, maka muka & kedua telapak tangan saja yang menjadi muka & tangan kera

Karena Anjani bertapa dengan telanjang bulat, saat Batara Guru mendatanginya, air maninya keluar jatuh ke daun kamal, kemudian dimakan oleh Anjani, lalu mengandung & melahirkan Raden Anoman

Raden Anoman kecil dirawat & dididik oleh Batara Bayu di Suralaya kemudian diserahkan kepada Sugriwa di istana Guakiskenda

Batara Guru melempar daun ila-ila yang mengandung air mani ke punggung Batara Narada (karena mengejek Batara Guru), seketika daun ila-ila di punggung menjadi seekor kera (Raden Anila)

Subali & Anoman mampu ber-tiwikrama menjadikan tubuhnya sangat besar

Kapi Jembawan & Kapi Menda (Putut Menda, sejak lahir bertanduk) adl bekas pemomong Subali & Sugriwa dulu waktu kecil

Subali + Dewi Tara (anak Batara Endra) = Raden Anggada

Peristiwa Anoman yang diabadikan oleh para pujangga dalam syair Macapat "Kinanthi"
Anoman malumpat sampun
Prapteng witing nagasari
Mulat mangandhap katingal
Wanodya yu kuru aking
Gelung rusak awor kisma
Kang iga-iga kaeksi

Prabu Sumali (Raja Alengka) + Dewi Danuwati (dari Mantili) = Dewi Sukesi, Harya Prahasta

Rama Gandrung, Anoman Obong, Sinta Obong, Anoman Duta, Anggada Duta, Rama Tambak

Batara Wisnu menjelma menjadi singa, bernama Batara Narasinga saat melawan Maharaja Kasipu di Suralaya

Hyang Narada yang diutus oleh Batara Guru agar pertempuran di Kaendran berakhir menghadiahi Rahwana bidadari Dewi Tari, Dewi Kiswani untuk Kumbakarna, Dewi Triwati untuk Wibisana

-Hyang Baruna= Dewa Laut, Hyang Antaboga = Bumi
-Prajurit -prajurit kera adalah putra-putra Dewa
-Anggada putra Dewi Tara & Indrajit putra Dewi Tari adalah sama-sama cucu dari Batara Endra
-Apimu kelak akan menitis pada Kresna, sedang nyalamu akan menitis pada Arjuna

Prajurit-prajurit raksasa Alengka = Berpengalaman perang melawan Lokapala, melawan Ayodya, Kaendran, melawan pasukan Arjuna Sasrabahu

Pikiran pokok yang mempengaruhi prajurit-prajurit raksasa Alengka dalam berperang, adalah membalas budi yang telah banyak mereka peroleh dari raja Rahwana

Pikiran poko prajurit-prajurit kera dalam peperangan adalah membela kebenaran & menghapuskan tindakan-tindakan angkara murka demi perdamaian dunia & ketenteraman hidup manusia sesamanya

Delapan sifat jika menjadi raja telah tergabung menjadi pribadi kepemimpinan yang asalnya diambil dari watak delapan Dewa; Batara Endra, Batara Surya, Batara Bayu, Batara Kuwera, Batara Baruna, Batara Yama, Batara Candra, & Batara Brama

Setengah bulan peperangan di Alengka, selama setahun Dewi Sinta berpisah dengan Rama

Daerah-daerah yang dilalui Rama; Gunung Mahendra, Gunung Maliawan, Guakiskenda, Gunung Reksamuka, hutan Dandaka

Subali= tapa ngalong, bertapa seperti seperti binatang kalong
Sugriwa = tapa ngidang, bertapa meniru binatang kidang dalam hutan
Anjani= tapa nyantuka, bertapa seperti binatang katak

Senin, 22 Januari 2018

Buku "Tuhan Maha Asyik" - Sujiwo Tejo & DR. MN. Kamba

Buku "Tuhan Maha Asyik" karya Sujiwo Tejo & DR. MN. Kamba
Penerbit Imania


Semua ini pekerjaan Tuhan, semua campur tangan Tuhan, manusia hanya melakukan akting. Apapun yang terjadi di dunia ini atas kehendak Tuhan

Bisa karena biasa. Kebiasaan yang dilakukan secara konsisten & seolah sudah menjadi karakter, bukan tidak bisa berubah. Segala sesuatu mengalami perubahan. Hanya Tuhan yang kekal & abadi

Hidup tidak selamanya sesuai harapan, orang berharap menjadi penguasa, malah menjadi rakyat abadi. Mungkin ini yang dimaksud dari adanya "garis tangan". Begitulah takdirnya. Jika ditakdirkan miskin, maka tak mungkin menjadi kaya

Dalam tradisi sufi, hikmah ialah makrifat, yaitu penglihatan batin yang menggunakan penglihatan Tuhan

Jika memilih hidup dalam kemunafikan, kebencian, & kecurigaan, ia akan merasakan sendiri betapa tersiksanya.
Sebaliknya yang memilih hidup dalam ketulusan, keikhlaskan & kesukarelaan, akan merasakan nikmatnya tenang, damai, & sejahtera

Bangsa-bangsa yang sibuk mencatat, menghayati, & menikmati fenomena alam seperti Eropa & negara-negara maju lebih dekat kepada inspirasi-inspirasi Al-Qur"an walaupun mereka tak kenal Al-Qur'an, ketimbang bangsa-bangsa yang disibukkan oleh ritual-ritual agama formal

Sebagaimana kata Mawlana Rumi. "Manusia yang tak pernah berhenti mencari & terus-menerus berputar ke arah Cahaya Keagungan Tuhan tanpa kompromi & tiada henti" Ibarat laron mengejar cahaya & terbakar

Kepasrahan bukan berarti menyerah begitu saja pada keadaan. Pasrah adalah upaya & usaha maksimal serta kerja keras, yang membuat Tuhan merasa berat untuk tidak mengabulkan / tidak menganugerahkan restu-Nya

Esensi doa sesungguhnya, bertemunya harapan yang dibarengi usaha maksimal dengan restu Tuhan-yang tak kuasa menahan diri untuk tidak merestui lantaran kerja keras sang hamba

Segala sesuatu sudah direncanakan Tuhan. Kita tinggal berusaha keras meraihnya. Benarlah pernyataan yang mengatakan "setiap kali manusia membuat rencana Tuhan terpingkal-pingkal"

Takhalli= Membersihkan diri dari dorongan-dorongan primitif yang destruktif pada jiwa
Tahalli= Tindakan peniruan terhadap sifat-sifat Tuhan dengan cara menginternalisasikan ke dalam diri
Tajalli, keadaan spiritual ketika seseorang merasakan kehadiran Tuhan setelah dirinya bersih

Nama Tuhan berbeda-beda; bagi Yahudi Tuhan bernama Yehova, bagi Kristen Tuhan bernama Jesus, dan bagi Muslim Tuhan bernama Allah

Buku "Spirit Budaya & Politik Korea" - Yang Seung Yoon

Buku "Spirit Budaya & Politik Korea" karya Yang Seung Yoon
Penerbit Kosa Kata Kita (KKK)



Dari mulai masa prasejarah, kemudian ke sejarah Korea dari masa Tiga kerajaan sampai masa penjajahan Jepang melalui era Silla Bersatu, Kerajaan Goryeo & Joseon

Huruf Korea, Hangeul yang diciptakan di masa akhir abad ke-14 oleh Raja Agung Sejong pada masa Kerajaan Joseon

Pada masa Kerajaan Joseon para pendiri Kerajaan mengganti ideologi kerajaan dari agama Buddha ke ajaran Kong Hu Cu atau Konfusianisme

Di Korea ada sekitar 200.000 umat Islam. Sebuah masjid megah di Itaewon, di pusat Seoul berdiri di antara deretan tempat hiburan

Pemerintah Republik pertama Korea di bawah kepemimpinan,
1) Presiden Rhee Syngman (1948- 1960)
2) Perdana Menteri Chang Myeon (1960- 1962)
3) Presiden Park Chung Hee (1962-1979) - ekonomi nasional mulai bangkit & dapat menuju masa modernisasi & industrialisasi

Korea Utara terdapat pertambangan batu bara & besi, di Korea Selatan hanya berupa sawah & ladang

Struktur Pemerintahan Korea terbagi tiga, daerah tingkat I antara lain ibukota Seoul, enam daerah khusus (kota metropolitan), delapan provinsi, satu provinsi istimewa (Jeju) dan satu kota administrasi negara (Sejong)

Bangsa China tekun mencari uang & tanpa berniat membelanjakannya, akan memutuskan untuk membelanjakan uang ketika tetap mempunyai uang lebih dari lumayan

Kerajaan Go Joseon - (Masa Tiga Kerajaan; Kerajaan Goguryeo, Kerajaan Baekje, kerajaan Silla) -- Kerajaan Goryeo -- Kerajaan Joseon

Dalam alam pemikiran Konfusianisme klasik, "yin" terkait dengan konsep-konsep feminim, sifat pasif, gelap, kering, & dingin. "Yang" mencakup segala yang bersifat maskulin, aktif, terang, basah, & panas

Hwarang (ksatria muda terdidik) di zaman Dinasti Silla. Lima perilaku moral utama & tiga spirit keindahan yang dilatihkan kepada para Hwarang

Taegukki sebagai bendera nasional Republik Korea, ki berarti "bendera". Bagian lingkaran atau inti bendera Korea disebut Taeguk. Bunga kebangsaan nasional = Bunga Moogoonghwa

Kim-chi, lauk pauk khas Korea yang terbuat dari sayuran; sawi putih, lobak, mentimun, adalah satu dari lima makanan paling sehat di seluruh dunia

Di Korea banyak tumbuh ginseng, nenek moyang bangsa Korea menganggap ginseng sebagai makanan kesehatan yang dangat suci, juga dipakai sebagai bahan obat

Bibimbap, makanan yang sangat terkenal di Korea, bahan utamanya nasi, yang dicampur dengan sayur-sayuran, daging, telur & bahan lain

Kecakapan rakyat korea menggunakan panah, sebagaimana kecakapan rakyat China dalam menggunakan tombak & kecakapan rakyat Jepang memainkan pedang

Konfusianisme merupakan sebuah ajaran etika moral, sebuah kepercayaan yang setara dengan agama, etika moral yang mengajarkan bagaimana manusia bertingkah laku

Tanah air Korea terbagi dua sebagai akibat Perang Dunia II, belahan utara Semenanjung Korea melaksanakan pemerintahan militer di bawah Uni Soviet. Korea Selatan = Amerika Serikat

Masa Penjajahan Jepang (1910-1945)
Pendudukan Pemerintahan Militer Amerika Serikat (1945-1948)
Kemerdekaan & Republik Pertama (1948-1960) > Presiden Rhee Syngman
Revolusi Mahasiswa & Pemerintahan Kedua (1960-1961) > Perdana Menteri Chang Myon
Kudeta Militer 16 Mei & Pemerintahan Militer (1961-1963) > Jenderal Park Chung-Hee
Perubahan Pemerintahan Militer & Republik Ketiga (1963-1972)
Sistem Yu Shin & Republik Keempat (1972-1979)
Peristiwa 26 Oktober 1979 & Republik Kelima (1980-1988) > Jenderal Chun Doo-Hwan
Revolusi Sipil Juni 1987 & Republik Keenam (1988-1993) > mantan Jenderal Roh Tae-Woo
Masa pemerintahan sipil di Korea (1993- ...) > Presiden Kim Young-Sam

Bagi Korea Selatan, kawasan Korea Utara dianggap sebagai teritorial miliknya yang hilang & harus dimiliki kembali. Bagi Korea Utara, kawasan Korea Selatan merupakan daerah objek yang harus dikomuniskan dalam waktu singkat

Ibukota Korea Selatan & sekitarnya sangat sulit dijadikan lautan api oleh serangan meriam Korea Utara, karena sekitar 10% penduduk setempat adalah orang asing, seperti China, Vietnam, & Indonesia.
China merupakan negara sahabat terdekat Korea Utara, Vietnam adalah sekutu Korea Utara di masa Perang Vietnam & Indonesia salah satu negara sahabat. Apabila Korea Utara membakar Seoul, hal itu bukan hanya perang melawan Korea Selatan, tetapi juga perang melawan Dunia

DMZ (Demiliterized Zone) atau Zona Bebas Militer, garis 38 derajat di tengah Semenanjung Korea, lebar 4 km, sekitar daerah DMZ tetap berada dalam kondisi genting / keadaan semi-perang. Menjadi simbol perang Dingin

Setelah tembok Berlin runtuh, kelompok negara di Eropa Timur segera melepaskan diri dari Sekutu US. Negara-negara satelit kecil di pinggir US pun akhirnya ikut melepaskan diri. Akhirnya wilayah US pun berkurang & menjadi Federasi Rusia (RF)

Korea Selatan masuk dalam kebijakan keterbukaan negara, sedangkan Korea Utara menetapkan kebijakan keunikan ideologi nasionalnya sendiri & menutup diri terhadap dunia Internasional

Ideologi Kim Il Sung adalah apa yang dinamakan Ideologi Ju-Che, yang berarti ideologi berdiri sendiri, tanpa bantuan & gangguan dari luar negeri. Ideologi itu masih berlaku & sampai sekarang tetap berjalan di masa Kim Jong Un melalui masa ayahnya

Korea Selatan menarik perhatian dunia Internasional (1990) karena menjadi salah satu "Asian Miracle" (Bank Dunia, 1993), negara Asia yang ekonominya paling tumbuh pesat tetapi sekaligus menjadi salah satu korban dalam "Asian Crisis"

Satu-satunya cara untuk melepaskan diri dari kemiskinan & golongan orang kebanyakan adalah pendidikan tinggi di Korea yang tidak banyak terdapat lingkungan hidup yang layak

Presiden Park Chung-Hee sangat percaya bahwa pendidikan adalah unsur terpenting di negara yang miskin akan sumber-sumber alam seperti Korea

Penganggur yang terdidik sampai perguruan tinggi bahkan tidak mau bekerja di bidang 3D (dirty, difficult, dangerous). Dalam hal itu, Pemerintahan Korea setiap tahun mengundang puluhan ribu orang tenaga kerja asing

Minggu, 14 Januari 2018

Buku "Mengenal Jepang" - Yusuke Shindo (II

Buku "Mengenal Jepang" karya Yusuke Shindo

Penerbit Kompas


Ajaran Konfusianisme, merupakan ajaran yang berawal di Tiongkok lebih dari 2000 tahun lalu, berpusat di Asia timur. Negara Konfusianisme yang sama, yaitu Tiongkok & Korea

Masyarakat Jepang menganggap uang adalah barang yang hina & kotor. Kotor karena disentuh oleh banyak orang. Konsep abstrak "uang" adalah kotor; memikirkan & memedulikan itu saja dianggap rendah

Pada masa Edo, ketika samurai menguasai dunia, dibagi 4 kelas masyarakat yang dinamakan "Shinoukoushou"
Shi = bushi / samurai,  Nou = noumin / petani
Kou = shokunin / tukang pengrajin,   Shou = Shounin / pedagang

Kisah perjalanan arkeolog Jerman, cara kerja para samurai, tertulis,
"penghinaan yang terbesar buat mereka dibanding perasaan terima kasih adalah memberi mereka uang. Mereka lebih memilih melakukan harakiri (bunuh diri dengan merobek perut sendiri) daripada menerima uang tersebut"

Di Amerika uang kertas 1 dollar bergambar Presiden pertama George Washington & uang kertas 5 dollar bergambar Presiden ke-16 Abraham Lincoln (terkenal dengan emansipasi). Uang kertas Inggris bergambar Ratu Elizabeth II

Festival Obon, perayaan untuk menghormati nenek moyang, pada saat "Obon" menganggap arwah akan kembali ke "dunia ini", dilaksanakan setiap tahunnya pada tanggal 15 August, banyak orang Jepang yang pulang ke wilayah asalnya (seperti kebiasaan mudik Lebaran di Indonesia)

Aspek yang sangat penting sehubungan dengan tamu adalah kebersihan toilet, bahkan bisa menjadi tolak ukur seberapa terhormatnya sang tuan rumah

Kebiasaan minum sake merupakan bagian dari tradisi yang sangat penting bagi orang Jepang. Tradisi meminum sejenis sake yang dinamakan "otoso", diminum tepat saat tahun baru dimulai

Cukup berpura-pura saja jika tidak mau, dengan begini, kita tidak akan memberi kesan menjaga jarak dengan orang-orang sekeliling, tetapi mau bersama-sama  menghidupkan suasana

Shinkasen, kereta berkecepatan tinggi di Jepang juga di dunia. Kecepatan melebihi 300 km/jam

Jepang merupakan negara yang tidak kaya Sumber Daya Alam, sangat kesulitan untuk bisa makan. Dahulu banyak orang Jepang yang pindah ke luar negeri disebabkan kemiskinan. Karena sangat rajin, saat ini Jepang berhasil memenangkan persaingan di dunia, membangun ekonomi berbasis industri

Faktor-faktor yang khas Jepang, yaitu teamwork di lingkungan produksi, sistem kerja seumur hidup & adanya serikat pekerja yang menjadi jembatan yang baik antara pekerja dengan perusahaan

Tidak memiliki masalah dalam kehidupan sehari-hari, sudah puas akan keadaan yang ada saat ini. Karena itu tidak timbul adanya keinginan untuk bekerja keras, berusaha & berjuang keras

Buku " Mengenal Jepang" - Yusuke Shindo (I

Buku "Mengenal Jepang" karya Yusuke Shindo
Penerbit Kompas

Budaya, tradisi & semangat orang Jepang. "Monozukuri" membuat barang, yang telah menjadi motor penggerak sektor manufaktur, yang telah menghasilkan produk-produk terkenal & diakui dunia

Pada zaman Samurai (Zaman Edo 1603 -1868) negara diisolasi menjadi negara tertutup sehingga pertukaran & perdagangan dengan negara luar dibatasi secara ketat

Huruf Kanji -- Huruf Tiongkok
Hiragana & Katakana -- Jepang

1868, zaman samurai berakhir -- Zaman Meiji (1868 - 1912)

Ukiyo-e, slah satu budaya Jepang yang juga mendapat penilaian tinggi di luar negeri,
adalah kesenian yang berkembang di zaman Edo, merupakan gambar hasil cetakan blok kayu, yang dianggap sebuah karya seni mahakarya bernilai tinggi

-Cosplay, berkostum sesuai karakter komik & animasi Jepang, komik (manga) & anime
-Lagu "Kokoro no Tomo" - Mayumi Itsuwa

Pemikiran Kobayashi Torasaburo, pemimpin klan Nagaoka,
Biar sekarung beraspun bila habis dimakan maka kota akan hilang. Tapi dengan pendidikan, di masa yang akan datang mungkin ada sepuluh ribu, bahkan sejuta karung beras. Pembangunan Jepang masih tertinggal & mungkin sekarang akan diinvasi oleh bangsa asing. Mulai saat ini, kendati lapar kita akan mendirikan sekolah, membangun manusia & memperkuat Jepang

Jepang hanya mempunyai daratan yang sempit & sumber daya alam yang tidak sebaik Indonesia. Yang mereka miliki hanyalah ketekunan, keuletan & kejujuran penduduknya (sumber daya manusia yang mumpuni)

Haiku, puisi Jepang, budaya tradisional, puisi yang sangat pendek hanya 17 suku kata, peraturannya memasukkan satu kata terkait musim di dalamnya

Bunga Sakura, bisa merasakan musim, yang menandakan berakhirnya musim dingin yang berat & dimulainya musim semi yang baru

Ketika makan nasi, orang Jepang akan menyangga mangkuk yang merupakan perkakas untuk wadah nasi, membawanya ke dekat mulut

Surat dari Pangeran Shotoku kepada Kaisar Yang dari Tiongkok:
Raja dari Negeri Matahari Terbit (Kaisar) mengirim surat kepada Raja Negeri Matahari Terbenam. Bagaimana kabarmu"

Pasal pertama dari 17 Pasal konstitusi, mengenai pentingnya "Wa"
"Wa" ialah bergaul dengan orang lain tanpa konflik, dapat bekerja sama & saling menghargai, (Perdamaian), bergaul dengan orang lain tanpa berselisih, berperang, atau berkelahi

Orang Jepang tidak ingin menonjol, merasa lebih tenang jika berpenampilan, berpakaian & bertindak sama seperti orang lain. Berbeda dari orang lain tidaklah nyaman, baik dalam hal yang bak / buruk

Di Jepang, di samping "untuk orangtua & keluarga" adalah juga untuk menyenangkan seniornya, direktur. Seseorang rela untuk melakukannya. Karena berbuat untuk orang lain bukan untuk diri sendiri, itu sebabnya mereka mampu menghadapi cobaan macam apapun

Etika dalam masyarakat Jepang adalah kebiasaan "membungkuk". Membungkuk saat bertemu, memberi salam / saat meminta maaf

Menurut orang asing yang datang ke Jepang, kata yang paling bermanfaat untuk diingat = Sumimasen, digunakan pada saat meminta maaf, mengucapkan terima kasih

Orang Jepang lebih banyak mendengar daripada didengar, berperilaku sopan santun pada teman. Ketika pihak lain bicara, orang Jepang sering mengangguk sambil berkata "hai". Artinya, saya mendengar, karena saya mendengar, silahkan bicara lebih lanjut lagi

Orang Jepang saat di dalam kendaraan umum / sedang menunggu, biasanya akan diam sambil membaca buku, majalah / koran. Tetapi masyarakat Indonesia akan berbincang-bincang apabila ada waktu luang

Buku "Balada Gathak Gathuk" - Sujiwo Tejo

Buku "Balada Gathak Gathuk" karya Sujiwo Tejo
Penerbit Bentang

Kita memiliki banyak masalah bukan karena semata orang jahat itu banyak, tapi juga karena orang-orang baik yang ada hanya diam & mendiamkan kejahatan terjadi

Kerap kali dalam tradisi dakwah di Jawa, ada satu tahap tersukar untuk menjadi kiai, ialah mendiamkan dunia berlangsung apa adanya, tanpa tanya ini-itu, apalagi main larang ini-itu

Kitab Serat Centhini, 12 jilid, 3500 halaman, bicara tentang ajaran agama, kuliner, pertanian, sampai urusan primbon (horoskop) & adat istiadat

Minta maaf karena disuruh minta maaf itu sudah bukan minta maaf lagi. Itu cuma karena malas ribut saja

Ilmu Padi makin berisi makin tunduk, sudah kuno, pakailah ilmu kondom, makin berisi makin tegak, tetapi tegaknya untuk kebahagiaan bersama

Pandawa lima itu melambangkan panca indra. Dua lagi tambahannya Dewi Kunthi & istri Pandawa, Dewi Drupadi, yang melambangkan indra keenam & naluri

Baladewa, Kresna, & Subadra, ketiganya menengarai putih, hitam, & kuning; cipta, rasa, & karsa

Sebut Lesmana di Ramayana maupun Bhisma di Mahabharata, menjomlokan diri karena pilihan hidupnya. Jomblo zaman sekarang lantaran ingin menghindar dari tanggung jawab sebagai suami/ sebagai istri

Hidup mbok dijalani saja, ndak usah dipikir-pikir. Kesenangan yang tulus tak perlu dipilah-pilah ke dalam senang dari segi apanya saja. Senang, ya, senang saja. Ndak usah dipikir kenapa, kok bisa senang

seeing is believing, mendatangi suatu tempat & mengalaminya sendiri jauh lebih bikin kita yakin ketimbang cuma membaca / mendengarnya lewat media massa

Pawiro Taruno Clan

Pawiro Taruno - Seniyem

Paneron - ... - Sri
Pawardi
Kastono - Winarni X - Ponirah
Kasminah - Budi Prayitno X - Sarwono

Yuli
Siti
_Landung Bagus Yuwono
Danang Dwi Priyo Waluyo Jati
Retno Tri Winarsih
_Teddy Rakasiwi
Chandra Sanjaya
Bramantio Arya Gading Saputra

Sabtu, 06 Januari 2018

Novel "Sang Nyai 1" - Budi Sardjono

Novel "Sang Nyai 1" karya Budi Sardjono
Penerbit DIVA Press


Baju surjan lurik warna hijau lumut dengan garis-garis hitam memanjang. Di atas kepalanya bertengger belangkon. Di pinggangnya terselip sebilah keris pemberian dari Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono


-Jajaran abdi dalem Keraton Yogyakarta
-Caranya mengenakan kain itu disebut model Turuk Nantang!
-Tidak sesuai dengan tata krama orang Jawa


Nyai Gadung Melati dipercaya tinggal di hutan Merapi, Ia diberi tugas oleh Kiai Sapu Jagad untuk menjaga kelestarian hutan di sekitar Merapi


Intinya ziarah, tirakat, laku prihatin, memohon kepada Sang Pencipta agar mau mengabulkan permohonan


Hanya orang-orang yang punya kelebihan akan dipanggil romo. Kalau di lingkungan keraton, hanya anak-anak raja yang mendapat panggilan gusti. Untuk kerabat lain, paling tinggi dipanggil kanjeng, sering juga romo kanjeng


Untuk variasi hidup, agar hidup ini tidak monoton. Zaman sekarang, segala sesuatu mudah membuat kita bosan, kalau tidak pandai-pandai mencari variasi kehidupan, kita gampang stress


Begitulah cara orang Jawa niteni perilaku ... Dengan ilmu titen, mereka lalu membentuk apa yang dinamakan kearifan lokal


-Jamur tlethong. Jamur yang tumbuh di kotoran sapi/ kerbau. Bisa membuat yang makan teler berhari-hari
-Kami menyebut dengan nama Kiai Petruk. Ada juga yang menyebut Eyang Petruk/ Mbah Petruk


Karena orang Jawa itu sebenarnya senang dibohongi. Karena senang dibohongi, maka para penguasa keraton memerintahkan para pujangga untuk merangkai cerita yang menarik. Contohnya, cerita Nyai Roro Kidul


Nyai Roro Kidul hanya dipakai untuk menakut-nakuti rakyat saja. Biar rakyat tidak berani melawan raja, Sebab sang raja itu kekasihnya Nyai Roro Kidul, rajanya makhluk halus


Bersama dengan Mangkunegaran dan Pakualaman, Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta disebut catur sagotrah. Sama-sama pewaris Mataram yang didirikan oleh Panembahan Senapati


Satu lembar kain batik motif sido mukti, satu lembar motif parang rusak, satu lembar motif kembang gadung, satu lembar motif burung hong


Hati lebih pada rasa, naluri dan bisa bersifat pribadi. Sedang kepala penuh perhitungan matematis


Kotak kayu ukir motif naga dan kembang melati, isinya kebaya brokat warna hijau gadung, kain batik motif sido mukti, ulos/ selendang dari Batak

Peta Wilayah Indonesia

Provinsi Bangka Belitung





Provinsi Jawa Barat

Provinsi Jawa Tengah


Provinsi Jawa Timur

Kota Bekasi

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Purworejo

Kota Yogyakarta




Kota Surakarta (Solo)

Foto Study







Novel "Sirkus Pohon" - Andrea Hirata

Novel "Sirkus Pohon" karya Andrea Hirata
Penerbit Bentang


-Fiksi, cara terbaik menceritakan fakta-Andrea Hirata
-Pohon mengkudu, sahabat rakyat itu, buruk rupa buahnya, mengerikan rasanya, tetapi, besar faedahnya
-Seperti pegawai negeri umumnya, dia kalem, berjalan tegak, tersenyum santai, tapi jaga wibawa


Usia 28 tahun, status belum kawin, pekerjaan kuli serabutan. Kenyataannya, aku adalah bujang lapuk dan pengangguran, yang kedua-duanya tidak terselubung, tapi terang benderang macam matahari bulan Juni


Manusia paling pemalas. Kemalasannya bisa dilihat dari caranya berjalan, caranya duduk, caranya memandang, caranya bernafas. Dia seperti tak punya kemauan. Hidup untuk menunggu mati saja


Kemauan adalah segala-galanya, dalam hidup ini. Tanpa kemauan, orang tak dapat terkejut, tak dapat curiga, tak dapat iri, tak dapat cemburu, tak dapat gembira, mellow dan golput


Lelaki itu harus bekerja tetap! Harus punya pekerjaan tetap yang berwibawa! Lelaki itu bekerja di kantor desa, di restoran, di pabrik, ada jam kerjanya, ada seragamnya, gajinya tetap per bulan, ada naik pangkatnya, ada mandor yang memarahinya, masuk kerja pukul 07.00, pakai sepatu!


Seribu alasan tak cukup bagi seorang perempuan untuk menyukai seorang lelaki. Namun, satu alasan saja lebih dari cukup bagi seorang lelaki untuk tergila-gila kepada seorang perempuan


Besar seperti pintu dan pemalas. Dia hanya bergerak jika digerakkan

Tuhan menciptakan tangan seperti tangan adanya, kaki seperti kaki adanya, untuk memudahkan manusia bekerja


Kerja serabutan, selalu belansak tak punya uang, tidur menggelimpang-gelimpang sembarangan, tak ubahnya gelandangan


-Jika kau undang setan, setan akan datang dengan kawan-kawannya
-Mencari kerja bagiku sama susahnya dengan mencari jarum dalam tumpukan jerami dan jarumnya tak ada
-Orang yang selalu siap bekerja, bangun pagi, let's go!
-Sudah dapat kerja tetap, lebih tetap daripada matahari terbit

Kata mandor berarti disiplin, organisasi, pengaturan orang-orang, suatu pengawasan, suatu ketertiban, suatu usaha bersama untuk mencapai tujuan, suatu cara modern dalam bekerja, berhubungan dengan hakikinya seorang lelaki bekerja

Suaranya menggelegar berwibawa karena tak mungkin mengendalikan banyak kuli kasar dengan suara yang kecil terpencil, mandor yang tidak suka marah-marah adalah mandor yang kurang baik, siap seratus persen bekerja dan siap mental untuk disumpah-sumpahi mandor yang galak itu

Jiwa artistik membuat mereka mampu melihat sisi-sisi indah dari sesuatu.
Jiwa berani membuat mereka selalu berbesar hati.
Jiwa menghargai, membuat mereka memendam mimpi besar untuk menciptakan suatu karya.
Tak ada yang lebih menyenangkan daripada berdekatan dengan orang-orang yang punya mimpi besar

Mereka diremehkan, dimarahi, dijatuhkan, dihina, dituding, disisihkan, dikucilkan, diabaikan, diusir, dibuang, terkilir, tergencet, tertungging, terjerembab, terempas, terkapar, tertusuk, terpukul, terluka, menangis, tapi mereka tak berhenti sampai berhasil

Mereka adalah para penakluk rasa sakit yang selalu dicekam hukum pertama bumi: gravitasi, selalu menjatuhkan! Namun, mereka memegang teguh hukum pertama manusia: elevasi, selalu bangkit kembali!

Ibu Bos menginspirasiku untuk berani bermimpi. Kata-katanya waktu mewawancaraiku dahulu, "bangun pagi, let's go!", kupegang sebagai moto baru hidupku

-Harapan yang ternyata hanya khayalan dan impian yang ternyata hanya tipuan
-Jika kita memilih jalan hidup sesuai panggilan hati, cobaan apa pun dapat diatasi
-Dewasa ini fakta lebih aneh daipada fiksi

Pertemuan, orang-orang selalu bertemu karena suatu alasan. Pertemuanlah yang membentuk lingkaran-lingkaran nasib manusia

Benar kalimah kuno orang Melayu: pohon tumbuh senapas. Maksudnya, laksana rambut, pohon tumbuh setiap tarikan napas

Basa-basi sudah tak zaman. Basa-basi adalah sepupu munafik. Pepatah diam itu emas sudah tak laku! Pepatah itu hanya cocok untuk orang lemah syahwat. Pepatah masa kini adalah bicara itu berlian!

Meski jauh tinggi diterbangkan harapan, lalu babak belur diempaskan kegagalan, takkan pernah dia berhenti mencarinya

Hanya merepotkan pemerintah! Orang macam kau ni jadi beban negara! Orang macam ku membuka lapangan kerja untuk membantu pemerintah yang tak becus ni!

Meski pahit, kita harus belajar menghadapi kenyataan ini. Telah tiba saatnya mengalihkan perhatian pada hal lain, terus bekerja, terus berusaha mencari nafkah

Pohon biasa, yang terbelenggu pada bumi dan patuh pada hukum matahari. Sama sekali tidak keramat. Kesaktiannya tak lain harapan palsu yang disubur-suburkan orang-orang syirik lemah iman

Bangunan-bangunan di Indonesia

Tugu Jogja (D. I. Yogyakarta)




Jembatan Ampera (Sumatera Selatan)



Masjid Baiturrahman (D.I. Aceh)



Pura Bedugul (Bali)



Candi Borobudur (Jawa tengah)



Tugu Monas, Monumen Nasional (DKI Jakarta)



Jam Gadang (Sumatera Barat)